Advertisement
Pendidikan

IAI At-Taqwa Resmi Menjadi Universitas At-Taqwa Bondowoso, Pengembangan Akademik Kian Terbuka

IAI At-Taqwa resmi bertransformasi menjadi Universitas At-Taqwa (UNTAQ) Bondowoso. Status baru ini membuka peluang pengembangan prodi, transformasi digital, dan penguatan daya saing kampus.

TIMES Indonesia,
IAI At-Taqwa Resmi Menjadi Universitas At-Taqwa Bondowoso, Pengembangan Akademik Kian Terbuka
Rektor UNTAQ Bondowoso saat menerima surat keputusan menteri terkait peralihan status (FOTO: Istimewa)
A-AA+

BONDOWOSO Institut Agama Islam At-Taqwa (IAI At-Taqwa) resmi bertransformasi menjadi Universitas At-Taqwa (UNTAQ) Bondowoso setelah menerima Surat Keputusan (SK) alih bentuk dari pemerintah.

SK perubahan status tersebut diterima pada 5 Juni 2026 di Islamic Center Surabaya. Penyerahan dilakukan langsung oleh Prof. Arskal Salim, dan menjadi penanda resmi berakhirnya status institut yang selama ini melekat pada kampus tersebut.

Advertisement

Perubahan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan At-Taqwa Bondowoso, sebagai lembaga pendidikan tinggi. Dengan status universitas, ruang pengembangan akademik dinilai semakin terbuka, baik dalam perluasan bidang keilmuan maupun peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Rektor Universitas At-Taqwa Bondowoso, Dr. Agus Fawait, M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang telah diperjuangkan dalam waktu yang tidak singkat.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan At-Taqwa Bondowoso, seluruh civitas akademika, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan perjuangan terbaiknya," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kampus dan tidak dapat dilepaskan dari dukungan berbagai pihak yang selama ini ikut mengawal proses transformasi kelembagaan.

"Semoga Universitas At-Taqwa Bondowoso menjadi lembaga pendidikan tinggi yang semakin maju, unggul, dan memberikan manfaat yang luas bagi umat, bangsa, dan negara," ungkapnya.

Advertisement

 Fawait menegaskan, perubahan status menjadi universitas tidak hanya sebatas pergantian nama institusi. Langkah itu juga menjadi bagian dari strategi pengembangan kampus agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.

Ke depan, UNTAQ Bondowoso menyiapkan pembukaan sejumlah program studi baru pada jenjang sarjana maupun magister. Program-program tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan dunia kerja.

"Ke depan Universitas At-Taqwa Bondowoso menargetkan pembukaan berbagai program studi baru, baik pada jenjang Sarjana (S1) maupun Magister (S2) yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman," tegasnya.

Selain pengembangan program studi, kampus juga menyiapkan transformasi digital melalui konsep Cyber University. Model ini akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran, pelayanan akademik, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

"Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pendidikan, meningkatkan daya saing lulusan, serta menjadikan Universitas At-Taqwa Bondowoso sebagai pusat pendidikan tinggi yang adaptif terhadap transformasi digital," tuturnya.

Pihak kampus menegaskan bahwa modernisasi tersebut tetap akan berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman yang selama ini menjadi fondasi utama At-Taqwa.

"Karena itu, pengembangan program studi baru dan pembentukan Cyber University menjadi salah satu prioritas utama dalam roadmap pengembangan universitas ke depan," tambahnya.

Menurutnya, perubahan status ini sekaligus menjadi bukti bahwa cita-cita para pendiri dan sesepuh At-Taqwa terus berlanjut dan berkembang dari generasi ke generasi. Dengan status baru sebagai universitas, ia berharap UNTAQ mampu menjadi pusat pendidikan unggulan yang memadukan nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.

"Transformasi ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari langkah besar menuju masa depan pendidikan yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing global," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia