Lebih Modern Kelola Informasi, UIN KHAS Jember Luncurkan SiM-KHAS dan Aplikasi PPID Android
Hadirnya SiM-KHAS menjadi jawaban atas kebutuhan pengelolaan publikasi kampus yang lebih modern dan terintegrasi.
JEMBER – Komitmen memperkuat keterbukaan informasi publik terus dilakukan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (UIN KHAS Jember).
Kampus berbasis keagamaan tersebut kini menghadirkan dua inovasi digital sekaligus, yakni Sistem Informasi Media UIN KHAS (SiM-KHAS) dan aplikasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) berbasis Android.
Peluncuran kedua platform tersebut diperkenalkan oleh Thobib Al Asyhar dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Keterbukaan Informasi Publik yang digelar di Bukit Langit Campventure, Jumat (12/6/2026).
Hadirnya SiM-KHAS menjadi jawaban atas kebutuhan pengelolaan publikasi kampus yang lebih modern dan terintegrasi.
Melalui platform ini, seluruh dokumentasi publikasi, bukti tayang, hingga tautan pemberitaan dapat dikelola secara digital sehingga lebih tertata, aman, dan mudah diakses ketika dibutuhkan.
Sistem tersebut juga mendukung proses e-clipping yang memungkinkan pengelola mengelompokkan berita berdasarkan media, tema, maupun waktu publikasi.
Selain mempermudah proses dokumentasi, SiM-KHAS juga membantu kebutuhan administrasi dan pelaporan, termasuk mendukung proses verifikasi data secara cepat dan real time.
Digitalisasi pengelolaan media ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja sekaligus memperkuat sinergi antara UIN KHAS Jember dengan berbagai media massa yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi kampus.
Di sisi lain, UIN KHAS Jember juga menghadirkan aplikasi PPID berbasis Android untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan informasi publik.
Aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat maupun sivitas akademika mengakses berbagai layanan informasi secara daring dalam satu platform.
Melalui aplikasi PPID, pengguna dapat mengajukan permohonan informasi, menyampaikan keberatan atas layanan informasi, hingga memperoleh akses terhadap berbagai layanan yang telah terintegrasi dengan sistem SiM-KHAS.
“Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu memangkas alur birokrasi layanan informasi sehingga menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” kata Thobib.
Pengembangan dua platform digital tersebut merupakan bagian dari implementasi transformasi digital yang terus didorong Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.
Tidak hanya berorientasi pada percepatan layanan, transformasi ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang lebih terbuka, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bagi UIN KHAS Jember, peluncuran SiM-KHAS dan aplikasi PPID berbasis Android menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola perguruan tinggi modern.
Inovasi ini diharapkan mampu memperluas akses informasi publik, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta memperkuat transparansi institusi dalam memberikan layanan kepada masyarakat dan sivitas akademika. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


