Menteri PU Targetkan Gedung Sekolah Rakyat Tahap II Rampung Juli 2026
Menteri PU Dody Hanggodo diperkirakan telah mencapai hampir 81 persen dan menargetkan proyek Sekolah Rakyat Tahap II fungsional pada Juli 2026.
Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan gedung Sekolah Rakyat Tahap II sudah dapat difungsikan pada Juli tahun 2026 mendatang. Fasilitas ini disiapkan agar dapat segera digunakan oleh para siswa pada tahun ajaran baru.
"Kami bersepakat dengan Kementerian Sosial pada Juli itu adik-adik siswa Sekolah Rakyat sudah bisa pindah ke sekolah yang sebenarnya," ujar Dody di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Dody memaparkan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II secara nasional saat ini diperkirakan telah mencapai hampir 81 persen.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya kendala eksternal yang sempat menghambat jalannya proyek. Menurut Dody, ketegangan geopolitik global akibat Perang Amerika Serikat-Iran telah menimbulkan dampak besar, di mana seluruh harga bahan bangunan serta harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak naik. Kondisi tersebut memicu melambatnya proses pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II.
Namun, Dody menegaskan bahwa situasi global tersebut bukan menjadi alasan untuk menunda target. Kementerian PU berkomitmen penuh dan berjuang habis-habisan agar proyek ini dapat selesai seutuhnya.
"Kami masih berupaya maksimal supaya pembangunan 93 Sekolah Rakyat Tahap II itu bisa fungsional semuanya. Cuma saya juga harus realistis di beberapa titik misalnya Brebes, Jawa Tengah, agak berat. Tapi saya yakin 90 persen plus dari 93 titik itu sudah bisa fungsional. Harapan kami 100 persen," kata Dody.
Selain fokus mengejar penyelesaian Tahap II, Kementerian PU juga bergerak cepat dengan memulai proses lelang untuk pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III.
"Kita juga sudah mulai lelang pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III. Tahap III kita sudah mulai lelang, ini targetnya Desember bisa selesai," katanya.
Secara perincian, persiapan untuk Sekolah Rakyat Tahap III terbagi dalam tiga kategori. Proyek Tahap IIIA di 7 lokasi kini telah memasuki proses lelang, sementara Tahap IIIB di 11 lokasi masih dalam tahap persiapan lelang. Adapun untuk Tahap IIIC yang mencakup 89 lokasi saat ini masih memerlukan pemenuhan kriteria kesiapan (readiness criteria).
Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Kementerian PU dalam mempercepat penyediaan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat.
Saifullah menilai, kontribusi Kementerian PU sangat luar biasa, khususnya dalam menghadirkan fasilitas penunjang pendidikan yang layak bagi anak-anak. Ia menambahkan, meskipun tantangan di lapangan tergolong besar, Menteri PU yang turun langsung ke lapangan dinilai berhasil melakukan percepatan sehingga fasilitas ini siap dimanfaatkan tepat waktu pada tahun ajaran baru. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


