Pelajar Cianjur Tembus Istana Presiden, Saksikan Langsung Pusat Pengambilan Kebijakan Negara
Ratusan pelajar SMK Pariwisata PHT Cianjur kunjungi Istana Kepresidenan, jelajahi ruang kerja presiden dan ruang sidang kabinet, serta berinteraksi dengan Seskab Teddy Indra Wijaya.
CIANJUR – Ratusan pelajar asal Cianjur mencetak sejarah baru setelah berhasil menembus barikade protokoler untuk mengeksplorasi langsung jantung pemerintahan di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.
Kehadiran delegasi sekolah dari daerah ini merupakan bagian dari realisasi program edukasi yang dirancang untuk membuka akses pusat kekuasaan bagi generasi muda Indonesia.
Selama berada di lingkungan domestik kepala negara, para siswa berkesempatan mengamati dari dekat ruang-ruang krusial tempat lahirnya keputusan strategis nasional.
Kepala SMK Pariwisata PHT Cianjur Nia Rohania menjelaskan bahwa rombongannya diajak menelusuri berbagai area sakral mulai dari halaman Istana Merdeka, ruang kerja resmi presiden, hingga ruang sidang kabinet.
"Kami pihak sekolah juga diberikan kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan personel Pasukan Pengamanan Presiden," kata Nia dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (20/6/2026).
Menurut penuturannya, aktivitas edukasi yang berawal dari Aula Hoegeng ini berhasil mengupas tuntas peran krusial Kementerian Sekretariat Negara dalam menyokong operasional harian jalannya roda pemerintahan.
Dalam momentum ini kebanggaan mendalam juga turut diutarakan oleh Ketua Yayasan PHT Cianjur Siti Arsyani Salsabila yang mendampingi langsung para siswa di lapangan.
Ia menyatakan sangat bersyukur karena anak-anak dari daerah yang biasanya hanya bisa menyaksikan kemegahan gedung koridor kekuasaan melalui layar kaca, kini dapat berdiri langsung di podium utama negara.
Momentum tersebut sekaligus membuktikan bahwa para pelajar dari luar ibu kota memiliki kompetensi komunikasi publik dan kepercayaan diri yang sangat matang saat diberi ruang berekspresi.
Suasana kunjungan semakin bergemuruh ketika Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mendadak hadir di tengah-tengah ruang pertemuan untuk menyapa para siswa secara personal.
Dalam dialog interaktif yang berlangsung singkat namun padat tersebut, pejabat negara ini menyuntikkan motivasi besar agar seluruh siswa gigih menempa potensi diri demi masa depan bangsa.
Salah seorang siswi peserta kunjungan Risma Mulia mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka akan mendapatkan pesan motivasi tertulis beserta tanda tangan langsung dari sang sekretaris kabinet.
Kunjungan bernilai historis ini diakhiri dengan prosesi pertukaran plakat dan cendramata formal antara pihak sekolah dan jajaran Kementerian Sekretariat Negara.
Lebih lanjut perwakilan kesiswaan Dani Mulyana berharap kegiatan pengenalan instansi kenegaraan ini dapat dipertahankan sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan.
Melalui pengalaman langsung bersentuhan dengan episentrum pemerintahan, pemahaman mengenai tata kelola negara diharapkan mampu memantik jiwa kepemimpinan dan rasa nasionalisme yang kuat di dada generasi muda.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


