Suasana Hangat Sekolah Rakyat Sentra Satria Baturaden, Pendidikan dan Fasilitas Gratis
Sekolah Rakyat Sentra Satria Baturaden Banyumas menghadirkan pendidikan, asrama, dan fasilitas gratis bagi anak-anak kurang mampu lewat program Kementerian Sosial.
BANYUMAS – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Sentra Satria Baturaden, Banyumas, berlangsung hangat dan penuh keceriaan pada Senin (22/6/2026). Para siswa yang mengenakan seragam putih merah lengkap dengan kartu identitas di leher, duduk berkelompok di lantai sambil sesekali diselingi gelak tawa dan obrolan ringan.
Bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, Sekolah Rakyat bukan hanya menjadi tempat belajar gratis, melainkan juga ruang untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Salah seorang siswa, Ardian Setiawan, tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya karena bisa menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Ardian mengaku tidak membayangkan sebelumnya bisa mendapatkan fasilitas pendidikan dan asrama gratis yang sangat memadai, mulai dari tempat tinggal, pengajaran, peralatan sekolah, hingga makanan bergizi.
“Senang karena fasilitasnya bagus, makanannya enak, terus dapat bimbingan, dapat peralatan sekolah, pokoknya semuanya gratis,” ujar Ardian.

Di Sekolah Rakyat, kegiatan sehari-hari tidak hanya berfokus pada pembelajaran formal. Para siswa juga diajak menjalani rutinitas yang membangun karakter, seperti mengaji, salat, membersihkan lingkungan, makan bersama, hingga mencuci baju sendiri untuk memupuk kemandirian dalam suasana kekeluargaan.
Pendamping Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Yunita Rahma Nurserifah, menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat ini masuk dalam klaster anak di bawah naungan Kementerian Sosial. Sebagai bagian dari layanan multi-aspek yang juga mencakup lansia, disabilitas, dan kebencanaan, timnya aktif melakukan pendampingan kepada para siswa.
“Kami ikut mendukung program Sekolah Rakyat, yaitu mendampingi siswa-siswi dalam rangka menyejahterakan anak-anak yang kurang mampu dengan memberikan fasilitas pendidikan yang memadai,” kata Yunita.
Menurut Yunita, pendampingan ini tidak hanya menyasar fasilitas fisik, tetapi juga bertujuan membangun kepercayaan diri dan rasa aman bagi anak-anak. Sejak hari pertama bersekolah, siswa diajak saling mengenal, memperkenalkan diri di depan umum, serta menerapkan nilai kebersamaan dan kedisiplinan.

Dalam proses tersebut, para guru dan pendamping aktif memberikan arahan serta motivasi guna menciptakan suasana nyaman agar siswa dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
Melalui fasilitas yang memadai dan pendampingan yang intensif, Sekolah Rakyat hadir sebagai pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu demi menunjang masa depan yang lebih baik. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


