Advertisement
Pendidikan

Dari Negeri Gajah Putih ke Ranah Minang: Pesantren Kauman Padang Panjang Jadi Rumah Ilmu bagi Dunia

Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang menerima 14 tamu dari Thailand. Empat santri baru resmi diserahkan untuk menempuh pendidikan dan memperkuat jejaring internasional.

TIMES Indonesia,
Dari Negeri Gajah Putih ke Ranah Minang: Pesantren Kauman Padang Panjang Jadi Rumah Ilmu bagi Dunia
Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah saat menerima kedatangan Santri dan Wali dari Thailand. (Foto: Dok Pesantren Kauman).
A-AA+

PADANG PANJANG Jarak ribuan kilometer dan perbedaan batas negara tidak lagi menjadi penghalang bagi pencari ilmu. Hari ini, Pesantren Internasional Kauman Muhammadiyah Padang Panjang kembali membuktikan posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang melampaui batas wilayah dengan menerima kedatangan rombongan istimewa dari Thailand.

Sebanyak 14 tamu yang terdiri atas 10 wali santri dan empat anak mereka tiba dengan penuh harapan dan keyakinan. Mereka meninggalkan tanah kelahiran di Negeri Gajah Putih untuk menitipkan masa depan putra-putrinya di pesantren yang telah lama dikenal sebagai pusat tamadun Islam di Sumatera Barat.

Advertisement

Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat oleh Mudir Pesantren, Dr. Derliana, MA, bersama jajaran pimpinan. Di Ruang Eksekutif yang sederhana namun sarat makna, suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, seolah tidak ada jarak yang memisahkan dua bangsa.

"Selamat datang di Pesantren Kauman. Kehadiran Bapak, Ibu, dan anak-anak sekalian adalah kehormatan sekaligus berkah besar bagi kami," ujar Dr. Derliana.

Menurutnya, perjuangan menuntut ilmu tanpa mengenal jarak dan batas negara merupakan bukti kesungguhan santri dan orang tua yang patut diteladani.

"Menyerahkan putra-putri untuk menuntut ilmu hingga melintasi batas negara bukanlah keputusan yang ringan. Namun, ini adalah langkah perjuangan yang mulia, membuktikan bahwa ilmu dan iman tidak mengenal batas wilayah," imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di Pesantren Kauman tidak hanya berhenti pada hafalan atau teori.

Advertisement

"Di sini, anak-anak akan belajar ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum secara seimbang. Lebih dari itu, kami akan membentuk mereka menjadi kader ulama dan pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, memiliki wawasan luas, serta mampu membawa manfaat bagi banyak orang. Kami berjanji menjaga amanah ini sebaik mungkin dengan menciptakan lingkungan yang membuat mereka merasa seperti di rumah sendiri," tegasnya.

Sementara itu, bagi Ahmad Saleh yang mewakili seluruh wali santri asal Thailand, perjalanan panjang tersebut merupakan jawaban atas pencarian yang telah dilakukan selama ini. Wajahnya tampak tenang, namun menyiratkan rasa haru saat menyampaikan perasaannya.

"Kami bersyukur luar biasa atas sambutan yang begitu hangat dan tulus ini. Kami datang dari jauh membawa harapan yang besar," katanya.

Ia menilai Pesantren Kauman Padang Panjang memiliki reputasi, kualitas pendidikan, dan kedisiplinan yang sangat baik.

"Setelah melihat reputasi, kualitas pendidikan, dan kedisiplinan yang dimiliki Pesantren Kauman, kami yakin inilah tempat terbaik untuk menitipkan anak-anak kami," kata Ahmad Saleh.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan prosesi penyerahan anak didik dari orang tua kepada pihak pesantren.

"Hari ini kami serahkan mereka sepenuhnya agar dididik, dibimbing, dan ditempa menjadi generasi yang bermanfaat tidak hanya bagi Thailand atau Indonesia, tetapi juga bagi umat di seluruh dunia. Mohon doa dan bimbingan agar mereka betah dan sukses menuntut ilmu di sini," pesannya.

Pertemuan kemudian berlanjut dengan sesi dialog yang akrab. Berbagai hal dibahas secara mendalam, mulai dari sistem kurikulum, jadwal kegiatan, penyesuaian diri terhadap lingkungan dan budaya baru, hingga dukungan yang akan diberikan agar para santri dari luar negeri dapat beradaptasi dengan baik.

Sesi ramah tamah dan foto bersama menutup rangkaian kunjungan tersebut. Namun, makna pertemuan ini jauh lebih besar daripada sekadar acara penyambutan.

Kehadiran santri dan keluarga dari Thailand menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai ilmu, persaudaraan, dan kepercayaan yang dibangun Pesantren Kauman telah menjangkau kancah internasional.

Kini, bersama santri dari berbagai daerah di Indonesia dan negara lain, para santri baru asal Thailand akan memulai perjalanan menuntut ilmu.

Mereka tidak hanya membawa nama baik bangsa masing-masing, tetapi juga memperkuat jembatan persahabatan antarnegara serta mewujudkan visi Pesantren Kauman untuk mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan berwawasan global. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Diona Arvoni
PenulisDiona ArvoniPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2025. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia