Advertisement
Pendidikan

Kukuhkan Peserta Didik Baru, Sabilillah Malang Gandeng Orang Tua Cetak Generasi Pemimpin Peradaban Dunia

Sabilillah Malang menegaskan pentingnya kemitraan erat antara sekolah dan orang tua dalam mengantarkan peserta didik menjadi pemimpin peradaban dunia.

TIMES Indonesia,
Kukuhkan Peserta Didik Baru, Sabilillah Malang Gandeng Orang Tua Cetak Generasi Pemimpin Peradaban Dunia
Pengukuhan peserta didik baru sekolah Sabilillah Malang. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Sabilillah Malang menegaskan pentingnya kemitraan erat antara sekolah dan orang tua dalam mengantarkan peserta didik menjadi pemimpin peradaban dunia, yang memiliki enam dimensi utama yakni agamis, qurani, negarawan, saintis, multilingual, dan berprestasi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rangkaian Pengukuhan Peserta Didik Baru, Orientasi Sistem Pendidikan Islam Sabilillah (OSPIS), dan Masa Pembentukan Karakter (MBK) Tahun Ajaran 2026/2027.

Advertisement

Direktur LPI Sabilillah Malang, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd. mengatakan, visi tersebut sejalan dengan Blueprint 2030 yang menargetkan Sekolah Sabilillah menjadi sekolah unggul dan rujukan bertaraf internasional dalam membentuk pemimpin peradaban dunia yang islami, berkebangsaan dan cendekia.

“Enam profil lulusan yang kami kembangkan meliputi agamis, qurani, negarawan, saintis, multilingual, dan berprestasi. Implementasi serta pengukuran setiap dimensi akan disampaikan lebih rinci kepada para orang tua oleh masing-masing satuan pendidikan,” ujar Ibrahim, Sabtu (11/7/2026).

Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Sabilillah menerima 682 peserta didik baru yang tersebar di seluruh jenjang pendidikan. Jumlah pendaftar meningkat 3,79 persen dibanding tahun sebelumnya, menandakan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Bahkan, SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren kini telah dihuni siswa yang berasal dari 35 provinsi di Indonesia.

Untuk mewujudkan kualitas lulusan berdaya saing global, Sekolah Sabilillah terus memperkuat kurikulum internasional Cambridge yang telah diterapkan sejak 2024/2025 untuk mata pelajaran Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris. Saat ini, sekolah tersebut juga tengah berproses menjadi Cambridge International School serta aktif dalam jejaring International School Association (ISA), menjadikannya sekolah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang tergabung dalam asosiasi tersebut.

Berbagai kemitraan strategis juga dibangun dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan nasional maupun internasional. 

Advertisement

“Kemudian, penguatan pembelajaran digital juga terus dilakukan melalui pemanfaatan smart classroom dan pemasangan Interactive Flat Panel di 71 ruang kelas,” ungkapnya.

Sementara, Asisten Direktur I LPI Sabilillah Malang, Dr. Luqman, M.Pd., menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sinergi orang tua dan sekolah. 

Menurutnya, seluruh peserta didik baru akan mengikuti MBK yang menanamkan 12 kualitas dasar pembelajar mandiri, mulai dari adab, disiplin, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, hingga keterampilan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam belajar.

“Pendidikan terbaik lahir dari kolaborasi yang kuat antara orang tua dan sekolah. Bersama Sekolah Sabilillah, mari menjadi tim yang saling menguatkan untuk mempersiapkan generasi pemimpin peradaban dunia,” tutur Luqman.

Saat ini, Sekolah Sabilillah memiliki 2.260 peserta didik dengan rasio satu pendidik untuk 11 siswa, didukung tenaga pendidik yang terus meningkatkan kualifikasi akademiknya. 

“Dengan dukungan orang tua sebagai mitra pendidikan, kami optimistis dapat mengantarkan peserta didiknya meraih prestasi nasional dan internasional serta melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri,” tandasnya.(*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia