Advertisement
Pendidikan

Sekolah Rakyat Jadi Jawaban Pemko Palangka Raya untuk Isu Pemerataan Pendidikan

Pemko Palangka Raya gencar sosialisasi Sekolah Rakyat, pendidikan gratis bagi seluruh warga untuk pemerataan akses belajar hingga wilayah pinggiran kota.

TIMES Indonesia,
Sekolah Rakyat Jadi Jawaban Pemko Palangka Raya untuk Isu Pemerataan Pendidikan
Wako Palangka Raya, saat diwawancarai awak media usai upacara HUT ke-61 Pemko dan HUT Kota ke 69 di Halaman Kantor Wali Kota, Jumat (17/7/2026). (Foto: Zailani/TIMES Indonesia)
A-AA+

PALANGKARAYA Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya tengah gencar mensosialisasikan program Sekolah Rakyat (SR) sebagai salah satu upaya pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi warga di wilayah pinggiran kota. 

‎Pernyataan itu disampaikan langsung Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat ditemui wartawan usai upacara peringatan HUT ke-61 Pemerintah Kota dan HUT ke-69 Kota Palangkaraya, di halaman Kantor Wali Kota, Jumat (17/7/2026).

Advertisement

‎Menjawab pertanyaan soal pemerataan pendidikan di wilayah pinggiran, wali kota Fairid menyebut capaian pembangunan manusia di sektor pendidikan dan kesehatan tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota.

‎"Kalau pemerintahan itu kan terlihat angka pelayanan kesehatan, pendidikan itu kan terlihat di angka IPM," kata Fairid.

‎Ia menegaskan, meski belum ada persoalan besar dalam pemerataan pendidikan, pemerintah kota tetap fokus pada pemerataan distribusi tenaga pengajar hingga ke wilayah pinggiran.

‎Program sekolah rakyat, kata wali kota, menjadi salah satu instrumen pemerataan pendidikan yang tengah didorong pemerintah kota. Program ini terbuka dan tanpa biaya bagi seluruh warga Palangkaraya.

‎"Termasuk ke sekolah rakyat juga kita sosialisasikan. Ini juga salah satu bentuk pemerataan, seluruh warga Kota Palangkaraya silakan, dan gratis," tuturnya.

Advertisement

‎Dengan program ini, Pemkot Palangkaraya berharap kesenjangan akses pendidikan antarwilayah, khususnya antara pusat kota dan kawasan pinggiran, dapat semakin dipersempit.

‎Wali kota menyebut, program sekolah rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menjalankan pelayanan dasar sebagaimana tertuang dalam visi-misi pembangunan daerah, yang diharapkan dapat memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

‎"Kami hanya mensukseskan bagaimana pelayanan dasar yang kami laksanakan di program visi-misi pembangunan tetap berjalan hingga memberikan dampak kesejahteraan juga kepada masyarakat," cetus Fairid.

‎Ia juga berharap, dengan sosialisasi yang terus dilakukan, semakin banyak warga yang memanfaatkan program tersebut sebagai alternatif akses pendidikan tanpa terkendala biaya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMuhammad Zailani Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia