Advertisement
Pendidikan

Mentan RI Sebut Gengsi Jadi Penyakit Meraih Kesuksesan Bagi Anak Muda

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengingatkan bahwa penyakit generasi muda saat ini dalam meraih kesuksesan adalah gengsi.

TIMES Indonesia,
Mentan RI Sebut Gengsi Jadi Penyakit Meraih Kesuksesan Bagi Anak Muda
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Studentpreneur Bootcamp UMM, Jumat (17/7/2026). (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengingatkan bahwa penyakit generasi muda saat ini dalam meraih kesuksesan adalah gengsi. Hal tersebut ia ungkapkan saat menghadiri Studentpreneur Bootcamp 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (17/7/2026). 

Amran mengatakan bahwa suatu keberhasilan tidak datang dari latar belakang keluarga atau jabatan, melainkan dari keberanian memulai, kerja keras, serta kemauan mengubah diri.

Advertisement

“Masalah anak muda sekarang untuk meraih kesuksesan adalah gengsi, ini yang harus dihilangkan,” ujarnya.

Menurutnya, rasa malu harusnya hadir ketika seseorang mengambil hak orang lain, seperti melakukan korupsi atau berbuat tidak jujur. Sebaliknya, lanjutnya, bekerja keras dari bawah tidak seharusnya menjadi alasan untuk merasa rendah diri.

Ia mengatakan jika seseorang tidak mau mengubah dirinya, maka tidak akan ada hasil atau perkembangan apapun. Dan Allah sangat mencintai orang yang bekerja keras. 

“Change your mindset, you can change the world, jadi intinya mindset kita harus diubah untuk bekerja keras,” lanjutnya. 

Selain itu, Arman juga mengingatkan untuk mahasiswa tidak kehilangan karakter kerja keras dalam diri mereka. Menurutnya, generasi muda saat ini tidak boleh memiliki mental bergantung kepada orang lain. 

Advertisement

“Hari ini kalau anda tidak bekerja keras, maka 15 tahun kemudian akan dijemput penderitaan, anda harus pilih salah satu,” katanya. 

Dalam momentum tersebut, Arman juga membagikan pengalamannya yang pernah berada dalam kondisi ekonomi yang terbatas. Namun, ia berbekal kerja keras dan kejujuran yang telah diajarkan oleh orang tuanya, hingga akhirnya dirinya bisa dipercaya menjadi Menteri Pertanian RI.  

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk tidak mengambil hak siapapun dan dalam keadaan apapun. 

“Satu nasihat yang masih saya pegang hingga sekarang adalah jangan mengambil hak orang lain, hak apapun itu dan dalam keadaan bagaimana pun,” katanya. 

Arman pun mendorong mahasiswa supaya memanfaatkan masa muda dengan belajar, bekerja, dan membangun kemampuan agar mampu bersaing di masa depan.

Menurutnya, pengalaman hidup akan membuktikan bahwa latar belakang bukan penghalang untuk meraih kesuksesan.

“Modal pengusaha adalah kejujuran, dan Muhammadiyah memiliki bekal tersebut, maka kerja keras, konsisten, maka insyaallah berhasil,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia