Advertisement
Pendidikan

Soft Skill Jadi Kunci Penting bagi Fresh Graduate Taklukkan Dunia Kerja

Berdasarkan data penelitian Harvard University, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 30 persen dari hardskill, dan 70 persen oleh soft skill.

TIMES Indonesia,
Soft Skill Jadi Kunci Penting bagi Fresh Graduate Taklukkan Dunia Kerja
Dimas Anas saat memberikan materi pembekalan kepada mahasiswa. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Bagi lulusan baru saat ini, kemampuan akademik tidak lagi menjadi satu-satunya penentu kesuksesan seseorang dalam memasuki dunia kerja.

Di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang, kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, hingga membangun relasi atau soft skill justru menjadi faktor yang semakin diperhitungkan oleh perusahaan.

Advertisement

Hal tersebut disampaikan praktisi akuntansi  Dimas Anas, SE., M.SA., CA., CPA saat memberikan materi pembekalan kepada mahasiswa STIE Malangkuçeçwara, Jumat (17/7/2026).

“Soft skill di sini menjadi hal penting yang harus disiapkan sebelum memasuki dunia kerja,” jelasnya. 

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data penelitian Harvard University, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 30 persen dari hardskill, dan 70 persen oleh soft skill.

Ia mencontohkan soft skill wajib bagi jurusan Akuntansi dan Manajemen salah satunya adalah penguasaan Microsoft Excel.

Menurutnya, sampai saat ini hampir semua perusahaan masih menggunakan excel untuk membuat laporan, dashboard, sampai mengolah data.

Advertisement

“Excel itu skill wajib mahasiswa akuntansi atau manajemen, jadi ketika anda kerja, disuruh merapikan data menggunakan excel, kalian tidak kaget,” jelasnya. 

Menurutnya, tidak susah untuk mengasah soft skill tersebut. Saat ini banyak berbagai pelatihan gratis atau kegiatan pengembangan diri lainnya yang dapat diikuti. 

Dimas juga menyinggung terkait skill komunikasi. Menurutnya, soft skill ini menjadi kunci sebuah pekerjaan dapat berjalan dengan baik.

Ia memberikan tips supaya komunikasi dapat berjalan lancar, maka harus memahami keseharian atau pekerjaan yangs sedang dijalani dengan baik. 

“Saya highlight komunikasi ya, kalau kalian paham apa yang kalian lakukan tapi ga bisa menjelaskan dengan baik kepada orang lain, kerjaan juga tidak akan lancar,” tambahnya. 

Selain itu, orang yang memiliki skill komunikasi baik juga dapat terlihat lebih profesional dan bisa menjadi nilai tambah. 

“Kalau ada yang bilang saya senior, gelar saya banyak, tapi kalau dia gak bisa komunikasi dengan baik, tidak akan jalan pekerjaannya,” tambahnya. 

Sementara Dosen Kampus ABM, Dr. Kadarusman mengatakan bahwa dari seluruh soft skill yang patut dikuasai, menurutnya, integritas dan kejujuran adalah hal paling penting yang harus dimiliki oleh para lulusan.

Menurutnya, seseorang yang tidak memiliki kedua hal tersebut maka tidak akan lancar dalam pekerjaan. 

“Yang harus anda dimiliki adalah kejujuran dan integritas, tanpa kedua ini maka anda selesai,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia