Advertisement
Pendidikan

Rektor UIN Malang Tekankan Relevansi Dunia Kerja dalam Pelantikan Pimpinan Baru

UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si melantik Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Teknik dan Ushuluddin dan Studi Islam di Ruang Rektor, Senin (20/7/2026).

TIMES Indonesia,
Rektor UIN Malang Tekankan Relevansi Dunia Kerja dalam Pelantikan Pimpinan Baru
Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana saat melantik pimpinan fakultas baru. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si melantik Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Teknik dan Ushuluddin dan Studi Islam di Ruang Rektor, Senin (20/7/2026). 

Berdasarkan Keputusan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor 1648 Tahun 2026, Rektor menetapkan sejumlah pejabat baru, yakni Dr. Khairul Rahman, M.Si sebagai Dekan Fakultas Teknik. Prof. Dr. Erfaniah Zuhriah, M.H. sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam. Dr. Tarranita Kesumadewi, M.T. sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik, dan Dr. Jamilah, MA sebagai Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam.

Advertisement

“Untuk fakultas teknik sebenarnya sudah ada sejak satu tahun yang lalu, dan ini baru keluar SK-nya, maka harus segera disusun senat mahasiswanya, dan keputusan KemenPAN cuma ada satu wakil dekan,” jelasnya kepada TIMES Indonesia usai acara. 

Prof. Ilfi menekankan untuk para pimpinan baru dapat memaksimalkan konsep fakultas dan relevansinya dengan dunia kerja, termasuk membangun dan mempersiapkan jejaring mitra dengan pihak lain di luar kampus. 

“Fakultas harus segera mematangkan konsep yang relevansinya dengan dunia kerja, contoh mengadakan kuliah praktisi, dan sebagainya,” tambahnya. 

Jjaran pimpinan fakultas baru UIN Malang. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
Jajaran pimpinan fakultas baru UIN Malang. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

Ia juga menegaskan setiap fakultas baru untuk menyusun profile lulusan setiap prodi. 

Menurutnya, saat ini lulusan tidak bisa berbekal kompetensi sesuai jurusan saja, tetapi soft skill lain seperti penggunaan AI harus dikuasai. 

Advertisement

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UIN Malang, Dr. Khairul Rahman berharap bahwa pelantikan ini dapat menjadi tonggak baru bagi UIN Malang untuk  menjadi lebih unggul dan bereputasi global. 

Ia merencanakan pada seratus hari kerja pertama akan mematangkan manajemen fakultas sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

“Seratus hari kedepan kami berfokus pada manajemen, kita sudah siapkan bagaimana memajukan fakultas teknik meskipun cuma memiliki satu wadek,” tambahnya. 

Ia melanjutkan, membangun fakultas mulai nol menjadi tantangan tersendiri baginya karena harus berjalan lebih cepat dari biasanya. 

“Kami akan mengatur sebaik mungkin sambil menunggu proses administrasi dan kesiapan lainnya,” imbuhnya. 

Sementara itu, Fakultas ini memiliki program studi (prodi) Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Lingkungan, dan Teknik Mesin. Kedepan, Khairul merencanakan untuk menambah prodi Teknik Industri dan Teknik Robotika. 

Penandatanganan berita acara pimpinan fakultas baru. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
Penandatanganan berita acara pimpinan fakultas baru. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Prof. Dr. Erfaniah Zuhriah, M.H mengatakan bahwa amanah baru yang ia emban tidaklah mudah, namun, atas dukungan pihak rektorat dan seluruh sivitas UIN Malang, ia optimistis dapat bertugas secara maksimal. 

Ia menjelaskan bahwa fakultas baru ini memiliki beberapa prodi, yaitu prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta prodi baru Ilmu Hadis (ILHA), serta Magister dan Doktor Studi Islam. 

“Kami diamanahkan oleh bu Rektor untuk membangun impact dengan baik, kita juga akan mengawal para alumni untuk bekerja sesuai bidangnya,” ucapnya. 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak supaya fakultas baru ini bisa berkembang lebih baik lagi. Ia menargetkan pada prodi IAT dapat menjangkau mahasiswa sebanyak 8 kelas, dan prodi ILHA menjangkau 2 kelas. 

“Ini membutuhkan kerja sama lintas sektor, bagaimana para stakeholder untuk merangkul bersama dalam mewujudkan fakultas Ushuludin yang unggul,” pungkasnya. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia