Advertisement
Pendidikan

Prof Ilfi Menilai Human Skill Jadi Bekal Utama Lulusan UIN Malang Hadapi Dunia Kerja

Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si menilai bahwa human skill menjadi bekal penting bagi lulusan dalam menghadapi dunia kerja di era kecerdasan buatan (AI).

TIMES Indonesia,
Prof Ilfi Menilai Human Skill Jadi Bekal Utama Lulusan UIN Malang Hadapi Dunia Kerja
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Ilfi Nur Diana. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si menilai bahwa human skill menjadi bekal penting bagi lulusan dalam menghadapi dunia kerja di era kecerdasan buatan (AI). Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Pelantikan Pimpinan Fakultas Baru UIN Malang, Senin (20/7/2026). 

Prof. Ilfi menjelaskan bahwa hard skill atau keilmuan sesuai jurusan tidak cukup. Mahasiswa tetap harus dibekali ilmu yang relevan sesuai perkembangan zaman. 

Advertisement

“Yang dibutuhkan mahasiswa saat ini bukan hanya kompetensi di bidang keilmuannya saja, tetapi juga human skill,” jelasnya.

Ia mencontohkan bahwa human skill meliputi menganalisis masalah, mencari solusi, membangun relasi, bekerja dalam tim, dan sebagainya. Menurutnya, seseorang yang pintar pun jika tidak memiliki kemampuan-kemampuan tersebut maka akan sia-sia. 

“Mau dia sepintar apapun, kalau tidak memiliki human skill maka tidak berarti apa-apa,” imbuhnya. 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa selama ini lulusan perguruan tinggi cenderung hanya dibekali kompetensi utama sesuai disiplin ilmu. Padahal, perubahan dunia kerja akibat arus digitalisasi dan AI menuntut adanya kompetensi tambahan yang bersifat general.

Prof. Ilfi menambahkan konsep tersebut melalui kompetensi “T”, dimana bagian vertikalnya mrlambangkan kompetensi inti sesuai bidang keilmuan, sedangkan bagian horizontal menunjukkan kompetensi umum yang harus dimiliki seluruh lulusan.

Advertisement

Ia mencontohkan, jika di lingkungan UIN Malang, bentuk horizontal tersebut seperti kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan pengetahuan keagamaan, kemampuan general yang harus dikuasai oleh seluruh lulusan UIN Malang tanpa terkecuali. 

“Kalau UIN Malang kemampuan generalnya BTQ, seluruh lulusan harus bisa, meskipun mahasiswa prodi umum,” katanya. 

Sedangkan untuk bentuk vertikal, ia mencontohkan bagi jurusan Teknik maka harus menguasai kompetensi di bidang teknik itu sendiri.

Selain itu, Prof. Ilfi juga mendorong kemampuan AI dan digitalisasi juga dapat dikuasai para lulusan berbagai prodi. 

“Skill AI tidak hanya di fakultas teknik, tetapi seluruh fakultas yang ada di UIN lulusannya harus dibekali literasi AI dan digitalisasi,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Miranda Lailatul Fitria
PenulisMiranda Lailatul FitriaSarjana Hukum Universitas Brawijaya. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2025. Meliput berbagai topik, termasuk pendidikan, hukum, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia