Advertisement
Pendidikan

Tim Universitas Indonesia Raih Peringkat Enam Dunia pada Kompetisi Desain Bangunan Tahan Gempa di AS

Tim Universitas Indonesia meraih peringkat keenam dunia dalam EERI Seismic Design Competition 2026 di Amerika Serikat dan menjadi satu-satunya finalis dari Indonesia serta Asia Tenggara.

TIMES Indonesia,
Tim Universitas Indonesia Raih Peringkat Enam Dunia pada Kompetisi Desain Bangunan Tahan Gempa di AS
Tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menjadi finalis pada Earthquake Engineering Research Institute (EERI) Seismic Design Competition (SDC) 2026 kompetisi rekayasa struktur tahan gempa yang berlangsung di Portland, Oregon, AS. (foto: dok UI)
A-AA+

JAKARTA Tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mencatat prestasi di tingkat internasional dengan meraih peringkat keenam dunia pada Earthquake Engineering Research Institute (EERI) Seismic Design Competition (SDC) 2026, kompetisi rekayasa struktur tahan gempa yang berlangsung di Portland, Oregon, Amerika Serikat, pada 13–17 Juli 2026.

Dalam kompetisi yang diikuti 47 tim dari berbagai universitas dunia tersebut, UI juga menjadi satu-satunya tim dari Indonesia dan Asia Tenggara yang berhasil melaju hingga babak final.

Advertisement

Berdasarkan hasil akhir kompetisi, tim UI meraih sejumlah penghargaan, yakni 6th Place Overall Score, 6th Place Communication, 4th Place Proposal, 5th Place Presentation, serta 3rd Place T-Shirt Design Competition.

Tim Universitas Indonesia terdiri atas enam mahasiswa Fakultas Teknik, yaitu Michael Fernando Theng (Teknik Sipil 2024), Muhammad Thoriq Ramadhan (Teknik Sipil 2023), Ihksan Putra Jaya (Teknik Sipil 2023), M. Fadhil Al-Ghani (Teknik Sipil 2023), Rasya Khairani Santoso (Arsitektur Interior 2023), dan Joey Paul Thobias Awuy (Arsitektur Interior 2023).

Perjalanan tim menuju babak final diawali dengan proses seleksi dan penyusunan proposal desain bangunan tahan gempa yang berlangsung selama beberapa bulan. Proposal yang mereka ajukan berhasil masuk dalam Top 10 Proposal, sehingga berhak melaju ke babak final dan mewakili Indonesia di Portland.

Pada tahap final, para peserta menjalani serangkaian penilaian yang meliputi presentasi, komunikasi, pengujian desain, hingga simulasi kompetisi bersama tim-tim terbaik dari berbagai negara.

Universitas Indonesia
Enam mahasiswa Universitas Indonesia yang mengikuti Earthquake Engineering Research Institute (EERI) Seismic Design Competition (SDC) 2026, di Portland, Oregon, Amerika Serikat. (foto: dok UI)

Menurut tim UI, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut didorong oleh kondisi Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire, sehingga memiliki risiko gempa bumi yang tinggi. Melalui ajang ini, mereka ingin berkontribusi dalam pengembangan desain bangunan yang tidak hanya tahan gempa, tetapi juga efisien, fungsional, dan memiliki kualitas desain yang baik.

Advertisement

Keunggulan tim UI juga terletak pada kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa Teknik Sipil dan Arsitektur Interior. Kompetisi EERI SDC tidak hanya menilai aspek rekayasa struktur, tetapi juga mempertimbangkan kualitas arsitektur, tata ruang, fungsi bangunan, serta integrasi desain secara menyeluruh.

Dalam pembagian peran, mahasiswa Teknik Sipil bertanggung jawab terhadap analisis struktur dan ketahanan bangunan terhadap beban gempa. Sementara itu, mahasiswa Arsitektur Interior mengembangkan konsep desain, tata ruang, serta aspek arsitektural agar bangunan tetap fungsional dan memenuhi kriteria penilaian kompetisi.

Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa Indonesia bersaing di tingkat global dalam bidang rekayasa struktur sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam menghasilkan inovasi desain bangunan yang tangguh menghadapi risiko bencana. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia