Advertisement
Peristiwa Daerah

Tolak Privatisasi Pantai Pede, Mahasiswa NTT Demo di Balai Kota

Puluhan Mahasiswa asal Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur, (NTT) menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (13/5/2016) siang.

TIMES Indonesia,
Tolak Privatisasi Pantai Pede, Mahasiswa NTT Demo di Balai Kota
Puluhan Mahasiswa asal Manggarai Barat, NTT melakukan demo di depan Gedung DPRD Kota Malang menolak privatisasi Pantai Pede (Foto :Hafiz/MalangTIMES)
A-AA+

MALANG Puluhan Mahasiswa asal Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur, (NTT) menggelar demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (13/5/2016) siang. 

Aksi ini sebagai bentuk penolakan terhadap rencana privatisasi pengelolaan kawasan wisata alam Pantai Pede oleh PT Sarana Investama Manggabar (PT.SIM), di Labuhan Bajo, NTT. 

Advertisement

Mahasiswa menilai kebijakan pemerintah Propinsi NTT yang memprivatisasi Pantai Pede akan berdampak pada hilangnya ruang publik mengingat kawasan Pantai Pede merupakan satu-satuya ruang publik yang masih tersisa di kota Labuan Bajo. 

"Kami menolak jika kawasan itu diperuntukan bagi pembangunan hotel dan fasilitas lainnya yang dapat menutup atau membatasi ruang rekreasi masyarakat sehingga kami menuntut Gubernur untuk mengembalikannya sesuai UU,” kata Antonius Junisen, koordinator aksi. 

Antonius menjelaskakan, berdasar UU 8/2003 tentang Pembentukan Provinsi Manggarai Barat, pantai harus dikuasai dan dikelola pemerintah, sedangkan saat ini dikuasai oleh pribadi.

Karena itu, mahasiswa menilai privatisasi Pantai Pede merupakan bentuk perampokan terhadap sumber daya publik dan mengabaikan kepentingan yang lebih besar yakni masyarakat Manggarai Barat.

"Meski aksi dilakukan di Kota Malang, mahasiswa berharap melalui media massa, apa yang mereka perjuangkan bisa tersalurkan kepada kepala daerah," pungkasnya. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia