Advertisement
Peristiwa Daerah

Muscab PPP Hasilkan Tim Formatur

"Muscab bukan sekedar memilih ketua tapi ajang untuk menyelesaikan masalah, bukan mencari masalah, karena berangkat dari itulah sehingga sistem yang dipakai adalah Musyawarah Mufakat," ujarnya.

TIMES Indonesia,
Muscab PPP Hasilkan Tim Formatur
Bupati Lamongan Fadeli menabuh gong tanda di mulainya Musyawarah Cabang (Muscab), ke VIII di Hotel Grand Mahkota Sabtu (10/9/2016). (Foto : Ardiyanto/TIMESIndonesia)
A-AA+

LAMONGAN Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menetapkan lima tim formatur dalam Musyawarah Cabang (Muscab), ke VIII di Hotel Grand Mahkota Sabtu (10/9/2016).

Kelima tim formatur berasal dari unsur DPP hingga PAC. Mereka adalah yang sudah disepakati yakni, Iskandar Shaiqu (DPP), Soenaryo (perwakilan DPW), Miftahul Falah (MPP DPC), M Samsuri (DPC) dan Supriadi (PAC).

Advertisement

"Muscab itu sebenarnya bukan memilih ketua, melainkan memilih lima tim formatur, dan tim formatur itulah yang akan menentukan struktur kepengurusan lima tahun ke depan," terang Ketua DPW PPP Jawa Timur, Musyafa Rouf.

Ia menjelaskan, mekanisme Musyawarah Mufakat akan ditempuh untuk penentuan Ketua DPC PPP Lamongan. Tim formatur yang sudah terpilih. Mereka mempunyai tugas 14 hari efektif paska Muscab untuk melengkapi struktur kepengurusan DPC PPP.

"Silahkan dirembug dengan mekanisme musyawarah mufakat untuk mengisi struktur partai salah satunya ketua," ucap Musyafa berpesan.

Lebih jauh, Ia membeberkan, mekanisme musyawarah mufakat tersebut, diambil dan diputuskan dalam Muktamar dan sudah ditetapkan dalam AD/ART partai.

"Muscab bukan sekedar memilih ketua tapi ajang untuk menyelesaikan masalah, bukan mencari masalah, karena berangkat dari itulah sehingga sistem yang dipakai adalah Musyawarah Mufakat," ujarnya.

Advertisement

M Samsuri yang disebut-sebut sebagai calon kuat, dalam sambutannya meminta, para pengurus yang akan dipilih oleh tim formatur untuk bergerak memenuhi target yang dicanangkan partai.

"Ke depan pengurus tidak boleh hanya mencantumkan nama dan tidak bergerak. PPP menargetkan tiga besar secara nasional dan pengurus kedepan harus mengejewantahkan untuk Pemilu mendatang menjadi tiga besar. Tantangan kedepan dan jihad pengurus untuk menggeser partai papan atas yang sukses pada pemilu lalu meraih 8 sampai 10 kursi," tegasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ardiyanto
PenulisArdiyantoPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia