Advertisement
Peristiwa Daerah

DPRD Sampang Laporkan Bupati ke Gubernur

DPRD Sampang, Jawa Timur melaporkan Bupati A Fannan Hasib ke Gubernur Jawa Timur karena jarang masuk kantor dalam dua tahun terakhir ini.

TIMES Indonesia,
DPRD Sampang Laporkan Bupati ke Gubernur
Bupati Sampang, Bupati A Fannan Hasib (Foto: mediamadura)
A-AA+

JAKARTA DPRD Sampang, Jawa Timur melaporkan Bupati A Fannan Hasib ke Gubernur Jawa Timur karena jarang masuk kantor dalam dua tahun terakhir ini.

Ketua Komisi I DPRD Sampang M Hodai mengemukakan temuan tentang kebiasaan Bupati Sampang tidak masuk kantor itu, berdasarkan laporan yang disampaikan masyarakat. Warga kerap kecewa karen bupati jarang bisa ditemui dengan alasan yang tidak jelas.

Advertisement

"Untuk memastikan itu, kami lalu melakukan sidak pada Selasa (31/1) kemarin ternyata benar, ia memang tidak ngantor dengan alasan sakit dan ruangan kerjanya dikunci," katanya.

Selanjutnya atas hasil sidak itu, DPRD bersepakat melaporkan hal itu ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Apalagi, selama ini banyak persoalan pemerintahan di Kabupaten Sampang yang tidak terselesaikan dengan baik, padahal perlu keputusan bupati.

Politikus Partai Demokrat ini menjelaskan, persoalan bupati yang sudah dua tahun tidak masuk kantor itu, nantinya juga bisa mengarah kepada penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sampang. 

"Namun sebelum hak interpelasi ini kami gunakan, kami memprioritaskan untuk melaporkan ke Pemprov Jatim dulu," katanya. 

Hodai juga menjelaskan, selain melaporkan tentang kebiasaan tidak masuk kantor Bupati KH Fannan Hasib itu, pihaknya juga akan membeberkan sejumlah fakta atas kinerja bupati yang selama ini dinilai DPRD Sampang tidak maksimal.

Advertisement

"Ini perlu ditindaklanjuti secara serius, karena berhubungan dengan pelayanan dan pembangunan Sampang," katanya.

Hodai menegaskan, secara administrasi memang tidak ada persoalan. Namun terkait kinerja maupun pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD), kasus Bupati Sampang tidak masuk kantor selama dua tahun itu perlu dipertanyakan. 

Sebelumnya Kabag Humas Pemkab Sampang Yulis Juwaidi membenarkan bahwa Bupati KH A Fanan Hasib memang tidak pernah masuk kantor.

"Meski tidak masuk kantor, tetapi kan tugas pokok dan fungsinya tetap dijalankan. Sehingga tidak ada masalah dan tidak harus dipermasalahkan," katanya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMuhammad Agus Salim Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia