Unik, Ada Topeng Malangan Terbuat dari Coklat
Topeng Malangan yang indentik dengan bahan dasar kayu kini bisa dibuat dengan bahan baku coklat. Salah satu seniman Malang, Jawa Timur, Djoko Rendy berhasil berinovasi membuat karya seni Topeng Malangan tersebut dengan coklat.

JAKARTA – Topeng Malangan yang indentik dengan bahan dasar kayu kini bisa dibuat dengan bahan baku coklat. Salah satu seniman Malang, Jawa Timur, Djoko Rendy berhasil berinovasi membuat karya seni Topeng Malangan tersebut dengan coklat.
Djoko bersama istrinya, Maria Karmela membuat coklat Topeng Malangan ini, untuk mengenalkan seni kepada masyarakat. Maria mengatakan inovasi ini menjadi solusi bagi para masyarakat yang tidak begitu sukan topeng yang hanya menjadi hiasan dinding.

"Tujuan kami awalnya untuk mengenalkan topeng Malangan secara berbeda pada anak-anak," kata Maria saat ditemui TIMES Indonesia, di pameran seni budaya yang digelar di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (3/4/2017).
Maria menceritakan ide awal ini muncul pada 2013 lalu. Ketika itu, ia berserta suaminya ingin mengembangkan topeng Malangan agar lebih dikenal dengan cara yang berbeda. Sebab, ia ingin kesenian asli Malang ini dapat dilestarikan para generasi muda.
Maria mengatakan terdapat 12 tokoh dalam tokoh topeng Malangan coklat ini. Tokoh tersebut antara lain Dewi Sekartaji, Panji, Gunung Sari, Ragil Kuning, Bapang, dan Kelono. Ia juga menyebutkan bisa memproduksi 150 coklat topeng Malangan ukuran kecil dalam sehari di sanggar seninya Kedai Seni Malangan, Singosari, Kabupaten Malang.

"Produksi sehari 150 coklat topeng Malangan kecil, sedangkan untuk ukuran besar hanya bisa 1 dalam sehari," terangnya.
Lebih lanjut, Maria mengungkapkan coklat topeng Malangan ini, juga disenangi turis asing asal Jerman dan Korea. Tahun 2014 lalu, ia menyatakan sempat mendapatkan tamu dari dua negara hanya untuk membeli coklat topeng Malangan.
Sementara itu, Djoko mengatakan pembuatan coklat topeng Malangan ini, tidaklah mudah. Menurutnya, kesulitannya berada pada kedetail topeng Malangan.
"Sulitnya ada pada kedetailan topeng, sebab meski ada cetakannya, kadang topeng masih harus ditembel agar sempurna," katanya.
Sebagai informasi, coklat topeng Malangan ini dijual seharga Rp 65.000 untuk satu pak berisi 20 coklat kecil. Sedangkan untuk suvenir bisa dibeli seharga Rp 10.000 per 2 buah. Sedangkan untuk ukuran sedang dijual seharga Rp 15.000 per biji.
Coklat topeng Malangan ini memiliki berbagai warna dan rasa. Rasa yang ada diantaranya mint, cappucino, susu, melon, dan lemon.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


