Begini Makna 'Sego Bolong' Bagi Warga Banyuwangi
Sego Bolong menjadi menu khas selamatan warga Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sego Bolong yang juga biasa disebut Sego Golong akan disajikan di acara selamatan warga yang memiliki keinginan tertentu.

JAKARTA – Sego Bolong menjadi menu khas selamatan warga Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sego Bolong yang juga biasa disebut Sego Golong akan disajikan di acara selamatan warga yang memiliki keinginan tertentu.
Kepada TIMES Indonesia, tokoh masyarakat Dusun Susukan Kidul, Desa Gladag, Samsudin mengatakan Sego Bolong adalah nasi putih yang dibungkus daun pisang yang berlubang di dalamnya dan diisi telur bulat.
"Lubang di dalam nasi bungkus bermakna kita harus membuka hati kita. Jangan sampai kita terus-terusan berkeras hati, tidak menerima takdir Allah dan sering bertengkar dengan yang lain karena hati tertutup," kata Samsudin, Senin (1/5/2017).
Seperti yang digelar keluarga Nihayah, warga Dusun Susukan Kidul, Desa Gladag, yang menggelar selamatan dengan menyajikan Sego Bolong disertai mie goreng, tempe, tahu dan telur.
"Kami gelar selamatan untuk memanjatkan doa kepada Allah supaya anak kami diberi kelancaran dalam menghadapi ujian nasional SMP besok," kata Nihayah.
Selain itu, 7 orang undangan dari tetangga kanan-kiri juga mendoakan untuk keselamatan keluarga Nihayah. Usai doa bersama dan bercengkerama sebentar, acara ditutup dengan bacaan sholawat dan tamu pulang ke rumah masing-masing.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

