Advertisement
Peristiwa Daerah

Ditjen Dukcapil: E-KTP Itu Gratis, Kalau Bayar Berarti Pungli

Capaian hasil perekaman dan pencetakan KTP Elektronik se-Sumsel per 28 Juni 2017 masih belum merata. Terdapat daerah yang target capaian perekaman di bawah 70 persen.

TIMES Indonesia,
Ditjen Dukcapil: E-KTP Itu Gratis, Kalau Bayar Berarti Pungli
Rapat teknis pembinaan kapasitas sumberdaya Aparatur di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) se-Provinsi Sumsel di Graha Bina Praja, Jumat (14/7/2017). (Foto: Humas for TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Capaian hasil perekaman dan pencetakan KTP Elektronik se-Sumsel per 28 Juni 2017 masih belum merata. Terdapat daerah yang target capaian perekaman di bawah 70 persen.  

Namun begitu secara umum saat ini perekaman KTP Elektronik di Sumsel telah mencapai 90 persen.

Advertisement

"Diharapkan tahun ini selesai sehingga Sumsel harus mengejar 10 persen lagi, saya optimitis di waktu 6 bulan ini 10 persen tercapai jadi kira-kira 5,8 juta itu bisa terekam semuanya dan KTP elektroniknya bisa dibagikan," kata Ditjen Dukcapil Kemendagri RI, Prof. Dr. Zudan Fakrullah di Palembang.

Zudan Fakrullah hadri di Palembang untuk menjadi narasumber dalam rapat teknis pembinaan kapasitas sumberdaya Aparatur di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) se-Provinsi sumsel di Graha Bina Praja, Jumat (14/7/2017). Kegiatan ini diikuti 163 orang peserta berasal dari dinas dan instansi terkait Kabupaten/ Kota dan Pemerintah Provinsi Sumsel, dan dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Zudan Fakrullah menjelaskan, pemerintah sudah berikan banyak kemudahan yakni pelayanan gratis dan dalam satu hari sudah bisa selesai. Mengurus administrasi kependudukan juga cukup dengan membawa kartu keluarga, buku nikah atau surat pernyataan tanggungjawab mutlak dan surat keterangan kelahiran.

"Layanan administrasi kependudukan itu gratis. Kalau ada masyarakat yang memungut biaya atau masyarakat yang dimintai membayar pasti itu pungli jadi saya pastikan semua layanan dukcapil itu gratis," ujarnya.

Selain itu, untuk seluruh Sumsel masih tersedia 118.000 keping blangko KTP Elektronik sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan blangko.

Advertisement

"Kita berharap juga Dinas Dukcapil lebih aktif lagi menyediakan pelayanan good life nomor WhatsApp atau HP untuk menjawab pertanyaan masyarakat. Begitu juga sebaliknya, masyarakat juga harus aktif menanyakan dan mengurus agar bisa segera selesai," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Alex Noerdin berharap seluruh Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota di Sumsel terus meningkatkan kinerja dan pelayanan terlebih mendukung suksesnya Pilkada serentak 2018 mendatang. 

"Seluruh Kepala Dinas Dukcapil se-Sumsel saya minta tingkatkan kinerja dan tingkatkan kualitas pelayanan mencapai target nasional perekaman KTP Elektronik," harapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Fathur Rochman
PenulisFathur Rochman Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia