Advertisement
Peristiwa Daerah

Ribuan Warga Desa Cobanjoyo Gelar Upacara Tujuhbelasan

Ribuan warga di Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ikuti upacara bendera untuk memeringati HUT RI ke 72, Kamis (17/8/2017) pagi.

TIMES Indonesia,
Ribuan Warga Desa Cobanjoyo Gelar Upacara Tujuhbelasan
Ribuan warga di Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ikuti upacara bendera untuk memeringati HUT RI ke 72, Kamis (17/8/2017) pagi. (Foto: Robert Ardyan/TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Ribuan warga di Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ikuti upacara bendera untuk memeringati HUT RI ke 72, Kamis (17/8/2017) pagi.

Mereka mengikuti upacara di lapangan Pacuan Kuda Ki Ageng Astrojoyo bekas lahan reklamasi eks galian sirtu milik H.Misbahul Munir, warga desa setempat.

Advertisement

Dalam upacara yang digelar kali kedua ini, hampir seluruh warga desa yang didominasi kaum perempuan, mengikutinya dengan memakai pakaian sehari-hari khas warga desa. Namun demikian, para peserta upacara mulai dari kalangan orang tua hingga anak-anak itu, mengikuti jalannya upacara tersebut dengan khidmat.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah H. Munir, yang juga tokoh masyarakat Desa Cobanjoyo.

Antusiasme warga dalam mengikuti upacara bendera tersebut sangat tinggi. Mereka dengan tertib berbaris, kendati tak rapi. Terik matahari yang cukup menyengat di pagi hari tersebut, juga tak membuat sekitar 3000 warga desa ini bergeming.

Setelah upacara, mereka berkumpul untuk tahlil bersama dan memakan tumpeng kemerdekaan yang di gelar di Masjid setempat.

Sementara itu, H. Munir mengungkapkan, bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk memmeringati hari Kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus. 

Advertisement

“Semua pesertanya terdiri dari warga kampung sekitar sini. Mereka sangat antusias, sehingga yang datang sekitar 3.000 warga. Upacara ini kami selenggarakan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur untuk meraih kemerdekaan bangsa ini," terang H. Munir.

Menurut salah satu warga yang mengikuti upacara tersebut, Kasiati (50), dirinya antusias ikut upacara tujuh belasan itu karena ingin berpartisipasi dalam mengisi peringatan kemerdekaan.

"Ya senang mas, kami warga desa bisa ikut upacara tujuhbelasan. Sehingga bisa merasakan makna peringatan kemerdekaan," ujar Kasiati. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Robert Ardyan
PenulisRobert ArdyanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2017. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia