KPU Kota Malang Launching Tahapan Pilkada 2018
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melaunching tahapan Pilkada, sekaligus slogan, maskot, dan jinggle Pilkada 2018.

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melaunching tahapan Pilkada, sekaligus slogan, maskot, dan jinggle Pilkada 2018.
Dalam launching yang berlangsung di hotel Ijen Suites Resort and Convention, Jumat (8/9/2017) malam, dimulai dengan pengenalan pengurus KPU Kota Malang, dilanjutkan dengan pengenalan maskot Sam Ode.
Sam Ode sendiri menjadi simbol pilkada, sam yang merupakan bahasa walika mas, yang berarti masyarakat. Sedangkan, Ode merupakan ongis yang merupakan simbol singo kebanggaan warga Kota Malang dan De dari kata demokrasi.

Setelah itu, dikenalkan juga jinggle Pilkada 2018 yakni Gak Nyoblos Ga Mbois. Single ini memiliki tiga versi yang terdiri keroncong, pop dan dangdut. Dalam lirik single Pilkada ini sendiri terdapat ajakan pada masyarakat untuk menggunakan hak suara di pesta demokrasi Pilkada 2018.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengenalan tahapan Pilkada, yang dimulai dengan sosialisasi hingga penetapan pasangan calon terpilih paska putusan MK.
Ketua KPU Kota Malang, Zainuddin menyampaikan, launching ini akan menjadi awal kerja KPU sebelum menggelar Pilkada 2018 nantinya. Ia mengatakan maskot dan jingle ini nantinya akan digunakan untuk melakukan sosialisasi pada tahapan berikutnya.
“Semua tahapan akan disampaikan untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Zainuddin.
Zainuddin juga mengatakan dalam launching ini, pihaknya banyak melibatkan seluruh elemen ada. Mulai dari pemerintah kota, partai politik, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, komunitas hingga pemuda kreatif termasuk para mahasiswa.
"Kami juga melibatkan generasi muda dalam kegiatan sosialisasi tersebut nantinya. Tujuannya agar bisa membuat konten menarik untuk menekan angka golput, sehingga, para pemilih pemula mau menggunakan hak suaranya dan tidak lagi apatis serta memandang politik sesuatu yang tidak penting," tambahnya.
Sementara itu Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, menyampaikan launching KPU Kota Malang ini merupakan lauching pertama yang digelar di Jawa Timur. Ia berharap ini, juga bisa menjadi pilot project untuk diterapkan disemua kota dan kabupaten di Jawa Timur.
Di sisi lain, dia juga meminta segenap jajaran seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran forkopimda yang hadir mulai dari Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Nurul Yaqin, Kapolresta Malang AKBP Hoiruddin Hasibuan, dan Wakil DPRD Kota Malang Zainuddin untuk menyukseskan Pilkada 2018.
"Kami harap semua pihak turut serta menyukseskan Pilkada 2018, hingga Pemilu 2019 nanti," katanya.
Sebagai informasi dalam penyelenggaraan Pilkada 2017, ini dana yang digelontorkan mencapai Rp 30,2 miliar. Dana ini, nantinya akan digunakan untuk berbagai tahapan Pilkada 2018. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


