Advertisement
Peristiwa Daerah

Tanamkan Ideologi, KOPRI PMII Situbondo Gelar Sekolah Kader

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri yang di kenal dengan Nama KOPRI Situbondo, Jawa Timur, menggelar Sekolah Kader Kopri (SKK) untuk para anggota

TIMES Indonesia,
Tanamkan Ideologi, KOPRI PMII Situbondo Gelar Sekolah Kader
Ketua Dewan Penasehat IKA PMII Situbondo, H. Lutfi Joko Prihatin, Sekjend KOPRI PB PMII, Nurma Ningsih dan Sahabat -Sahabat dalam Acara Pembukaan SKK (FOTO: Fawaid Aziz/TIMES Indonesia)
A-AA+

SITUBONDO Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri yang di kenal dengan Nama KOPRI Situbondo, Jawa Timur, menggelar Sekolah Kader Kopri (SKK) untuk para anggota, Jumat (20/1/2017).

Harapannta, sekolah kader dengan tema "Perempuan tangguh dengan dasar keagamisan dan intelektual dalam diri untuk menghadapi tantangan global melalui selendang PMII", ini mampu mencetak kader-kader unggul.

Advertisement

Kegiatan Sekolah Kader Kopri ini dihadiri oleh, Ketua Dewan Penasehat IKA PMII Situbondo, H. Lutfi Joko Prihatin, Sekjend KOPRI PB PMII, Nurma Ningsih, Wakil bendahara KOPRI PB PMII, Siti Musyarrofah dan seluruh alumni, serta seluruh kader. Kegiatan Sekolah Kader Kopri ini akan berlangsung 19-21 januari 2018, 

Ketua KOPRI PMII Situbondo, Ulfa, dalam sambutannya berharap kader perempuan yang ada di Situbondo harus menjadi perempuan tangguh dalam menghadapi masalah apapun,  selalu mengutamakan logika berpikir bukan keegoisan pribadi. "Sehingga melalui SKK ini saya berharap bisa melahirkan perempuan-perempuan tangguh," tegasnya.

KOPRI.jpg

.Sekjend KOPRI PB PMII, Nurma Ningsih, menambahkan, proses yang dilakukan oleh kader putri di PMII harus sesuai dengan jenjang kaderisasi yang ada di PMII, hal ini diharapkan mampu memunculkan kader putri PMII bisa berperan di ranah publik dan distribusi kader perempuan di sektor publik harus dimunculkan dengan cara pembenahan SDM kader putri, terangnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat IKA PMII Situbondo, H. Lutfi Joko Prihatin, berharap, proses kaderisasi terus dilakukan oleh kader PMII agar kader PMII bisa memicu perubahan perdaban sesuai dengan cita-cita pendiri PMII Mahbub Djunaidi.

"Intinya kader putri PMII harus punya kreativitas tersendiri, punya kelebihan di bidang ekonomi untuk menciptakan wiraswasta yang sukses," kata Lutfi. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Fawaid Aziz
PenulisFawaid Aziz Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia