Advertisement
Peristiwa Daerah

PAC Ansor Hadirkan Ustadz Yusuf Suharto dalam Bedah Buku Khazanah Azwaja

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar bedah buku Khazanah Azwaja.

TIMES Indonesia,
PAC Ansor Hadirkan Ustadz Yusuf Suharto dalam Bedah Buku Khazanah Azwaja
Acara Bedah buku Khazanah Aswaja, yang dilaksanakan di Aula MWC NU Muncar. (FOTO: Erwin Wahyudi / TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar bedah buku Khazanah Azwaja.

Acara yang dilaksanakan, Sabtu (03/03/2018) di Aula MWCNU, Muncar, itu dihadiri oleh Ustadz Yusuf Suharto, yang merupakan salah satu tim penulis buku tersebut.

Advertisement

Buku Khazanah Aswaja merupakan karya Tim Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur.

Ketua Tim penulis, KH Abdurrahman Navis, dalam kata pengantarnya mengatakan,  buku Khazanah Aswaja merupakan rujukan praktis untuk memahami, mengamalkan dan mendakwahkan ajaran-ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah tantangan pemikiran dan gerakan firqah-firqah lain yang semakin hari semakin menjadi.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Yusuf Suharto, menyampaikan inti dari buku setebal 486 halaman ini. Ia mengatakan bahwa praktik terbaik  Islam itu dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Praktik yang ideal inilah sehingga dijadikan rujukan bagi golongan mayoritas umat Islam yang kemudian dikenal sebagai Ahlussunnah wal Jamaah. 

"Islam pada masa Nabi itu adalah hakikat Aswaja dan karena itu penamaan Ahlussunah wal Jamaah yang pada masa Nabi itu belum perlu," katanya. 

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Muncar, Tarkiman, sekaligus ketua pelaksana acara mengatakan acara ini bertujuan untuk menambah pemahaman dan wawasan ideologi keaswajaan, terutama dilingkup banom NU. Dan yang terpenting ini adalah persiapan militansi kader yang keperuntukanya untuk 10 tahun kedepan.

Advertisement

Ia juga menambahkan, bedah buku ini bertujuan untuk membentengi umat dari paham radikalime.

“Pemahaman Aswaja secara garis besarnya merupakan upaya untuk membentengi dari segala faham radikal maupun liberal. Di sisi lain acara ini juga sebagai bahan dasar kami untuk melaksanakan PKD (Pelatihan Kepemimpinan Dasar) akhir bulan maret ini," ucapnya. 

Acara bedah buku yang dilaksanakan di aula MWC NU ini dihadiri puluhan peserta yang terdiri dari, Gerakan Pemuda Ansor PAC Muncar, IPNU IPPNU, Pagar nusa, fatayat, muslimat dan lembaga pendidikan dibawah naungan Ma'arif. Dan sebagai penutup, acara bedah buku ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dari peserta. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Erwin Wahyudi
PenulisErwin Wahyudi Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia