Advertisement
Peristiwa Daerah

Mycteria Cinereadi, Burung Langka yang Terdeteksi di Pesisir Probolinggo

Keberadaan Mycteria Cinereadi, atau bangau bluwok, masuk dalam kategori terancam punah secara global. Penetapan itu, berdasarkan data dari Badan Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature).

TIMES Indonesia,
Mycteria Cinereadi, Burung Langka yang Terdeteksi di Pesisir Probolinggo
Bangau Bluwok di pesisir Desa Penambangan, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo (FOTO: Hendra for TIMES Indonesia)
A-AA+

PROBOLINGGO Keberadaan Mycteria Cinereadi, atau bangau bluwok, masuk dalam kategori terancam punah secara global. Penetapan itu, berdasarkan data dari Badan Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature). Namun, ternyata masih ada di Pesisir Probolinggo.

Siapa sangka, jika spesies itu, ternyata ditemukan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Keberadaannya sendiri, ditemukan secara tidak sengaja oleh sekelompok fotografer alam liar. Tepatnya, di Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Advertisement
Bangau-Bluwok-2.jpg

Mereka adalah, Djoko Prasetio, Hendra P, Uuk, Sol, Inung, dan Zulkarnaen. Untuk mendapatkan potret hewan langka itu sendiri, mereka harus rela bergumul dalam lumpur. Agar baunya menyerupai dengan bau tambak.

Sehingga saat memotret bangau bluwok itu, bisa dilakukan tanpa mengganggu hewan tersebut di habitatnya. 

"Untuk dapat dekat tanpa mengganggu, kami berkamuflase," kata Salah Satu anggota kelompok ini, Hendra, Selasa (10/4/2018) kepada TIMES Indonesia.

Masih menurut Hendra, keberadaan bangau bluwok di Pajarakan itu sendiri, berdasar referensi dari sosmed. Dari instagram dengan nama akun Gito_grc. Diketahui, dia merupakan orang Nganjuk, namun menikah dan tinggal di Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan.  

Pecinta fotografi aliran Wildlife inipun penasaran dengan keberadaan Bangau Bluwok.

Advertisement
Bangau-Bluwok-3.jpg

"Sebelum berburu foto, kami berbagi tugas untuk observasi. Yaitu mengikuti jam biologis burung air yang biasanya aktif mencari makan siang hari itu," tambah Hendra lebih lanjut.

Setelah sekian jam menunggu, perburuan kelimanya ternyata tidak sia-sia. Burung dengan tinggi sekitar  92-97 cm itu, terbang mengitari areal tambak.

Burung yang oleh Badan Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) ditetapkan dalam status Rentan (Vulnerable/VU) dan digolongkan terancam punah secara global itu, kemudian mendarat di tanah tambak. Kelompok burung itupun asyik mencari makan.

Momen-momen seperti itulah yang ditunggu oleh para fotografer ini untuk mengabadikan fauna ini. Status Bangau Bluwok sendiri tercantum sebagai hewan langka dan dilindungi sesuai Appendix I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna). Dengan status itu, berarti secara internasional tidak boleh diperdagangkan.

Fotografer.jpg

Terpisah, Kepala Desa Penambangan, Hasanuddin mengaku senang dengan adanya informasi tersebut. Pemerintah Desa, menurutnya siap untuk bekerjasama dalam hal perlindungannya satwa langka itu.

Apalagi, di tambak tersebut sudah adalah larangan memburu burung dengan senapan angin. Pihaknya juga berharap, bisa bekerja sama dengan lembaga yang membidangi perlindungan satwa yang terancam punah itu. Agar keberadaannya, tetap terjaga dan dapat dilestarikan, sehingga bisa menjadi icon baru bagi Kabupaten Probolinggo. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia