Peristiwa Daerah

Penyuluh Pertanian di Pekalongan Berlatih Memanfaatkan Limbah Kedelai untuk Pakan Ternak

Selasa, 10 April 2018 - 18:46 | 70.56k
Para peserta pelatihan pemanfaatan limbah kedelai untuk pakan ternak foto bersama,Selasa (10/4/2018) di kantor Penyuluh Pertanian Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (FOTO: BBPP Batu for TIMES Indonesia)
Para peserta pelatihan pemanfaatan limbah kedelai untuk pakan ternak foto bersama,Selasa (10/4/2018) di kantor Penyuluh Pertanian Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (FOTO: BBPP Batu for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PEKALONGAN – Sebanyak 30 orang penyuluh pertanian mengikuti pelatihan pemanfaatan limbah kedelai untuk pakan ternak. Pelatihan digelar selama tiga hari, mulai Selasa (10/4/2018) hingga Kamis (12/4/2018) lusa, di Kantor Penyuluh Pertanian  Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Para penyuluh pertanian tersebut merupakan pendamping penerima bantuan budidaya kedelai dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Ditjen TP), Kementerian Pertanian. Ditjen TP memberikan bantuan sebesar Rp925 ribu per hektare (Ha).

Advertisement

Selama pelatihan, para peserta akan mendapat materi ruang dan praktik. Selain itu, mereka juga dijadwalkan berkunjung ke rumah kedelai Grobogan di Kabupaten Grobogan. Mereka akan belajar langsung dari praktisi sekaligus penemu varietas kedelai Grobogan.

Dalam arahannya, Kabid Sapras dan Penyuluhan Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono SPt mengatakan, setelah mengikuti pelatihan, para penyuluh mampu membina kelompok tani (poktan), khususnya dalam budidaya kedelai.

"Para penyuluh bisa benar-benar membina poktan, bagaimana budidaya kedelai yang baik dan benar," ujarnya di hadapan para peserta pelatihan.

Dia berharap, produktivitas kedelai di Kabupaten Pekalongan bisa meningkat. Tahun lalu, tercatat prduksi kedelai baru 1,2 ton per Ha. Tahun ini, diharapkan produksi meningkat mencapai minimal 3 ton per Ha.

Dia menambahkan, pada tahun ini, target luas tanam kedelai di Kabupaten Pekalongan sebesar 10 ribu Ha. Namun, hingga saat ini, hasil CPCL (calon petani calon lahan) baru tercapai 1.146 Ha, yang tersebar di 12 kecamatan.

Melalui pelatihan memanfaatkan limbah kedelai untuk pakan ternak, kemampuan para penyuluh pertanian di Pekalongan, akan bertambah, terutama dalam membina para petani di wilayahnya masing-masing. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES