PKL di Perbatasan, Polbangtan Malang Diapresiasi BNPP
Praktik Kerja Lapang (PKL) di wilayah perbatasan yang dilakukan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, mendapat apresiasi dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

MALANG – Praktik Kerja Lapang (PKL) di wilayah perbatasan yang dilakukan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, mendapat apresiasi dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).
Apresiasi disampaikan Kepala Bidang Faslak dan Monev Keasdepan Perbatasan Darat BNPP, Amrullah M Ridha, S.Sos M.Sc, saat hadir pada Bimtek PKL II di Aula Polbangtan Malang.
Di hadapan 172 mahasiswa peserta Bimtek PKL II, Amrullah menjelaskan tugas BNPP, salah satunya menetapkan kebijakan program pembangunan kawasan perbatasan.
BACA JUGA: Mahasiswa Perlu Kompetensi Sebelum Diterjunkan
Dia mengatakan, ada 41 kabupaten dan 187 kecamatan terdepan, yang berbatasan langsung dengan negara lain. Salah satunya Kabupaten Belu, NTT yang menjadi lokasi PKL ratusan mahasiswa Polbangtan Malang.
BNPP, kata dia, menyusun anggaran sebesar Rp21 triliun yang ada pada 26 kementerian/lembaga, untuk membangun wilayah perbatasan.
Untuk itu, lanjutnya, mahasiswa yang melaksanakan PKL di Kabupaten Belu, tidak hanya belajar.
"Tetapi mendampingi masyarakat, membangkitkan masyarakat untuk berusaha," ujarnya.
Dia juga meminta mahasiswa, dengan ide dan kreativitasnya, memberi solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat.
"Ketika di lapangan, tidak hanya masalah pertanian saja. Karena itu mahasiswa akan jadi pemberi ide untuk memecah masalah dan memberi solusi," bebernya.
Dia juga meminta mahasisa lebih aktif dan progresif dalam bersosialisasi dengan masyarakat di perbatasan.
Amrullah hadir di Polbangtan Malang, untuk memberi materi Bimtek PKL II, yang digelar selama tiga hari, hingga Rabu (27/6/2018).
Kementerian Pertanian sebagai induk Polbangtan Malang, telah memprogramkan kegiatan PKL di wilayah perbatasan, salah satunya Kabupaten Belu. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


