Advertisement
Peristiwa Daerah

Terbukti Simpan Narkotika, Serma Wahyu Irna Iwan Dipecat Tidak Hormat

Upacara rutin 17-an yang berlangsung di lapangan hitam, Makodam V/Brawijaya pagi ini, Selasa (17/7/2018), tak berlangsung seperti biasanya.

TIMES Indonesia,
Terbukti Simpan Narkotika, Serma Wahyu Irna Iwan Dipecat Tidak Hormat
Mayjen TNI Arif Rahman melepas atribut TNI dari Serma Wahyu Irna Irawan, oknum prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran penyalahgunaan narkotika golongan I, Selasa (17/7/2018). (FOTO: Istimewa)
A-AA+

SURABAYA Upacara rutin 17-an yang berlangsung di lapangan hitam, Makodam V/Brawijaya pagi ini, Selasa (17/7/2018), tak berlangsung seperti biasanya. Dalam upacara rutin tersebut, seorang oknum prajurit TNI-AD dipecat tidak hormat karena terbukti menyalahgunakan narkotika.

Pemecatan itu bermula, usai Pangdam membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di hadapan prajuritnya. Tampak, usai pembacaan amanat tersebut, Serma Wahyu Irna Iwan memasuki lapangan upacara dengan dikawal oleh dua personel Polisi Militer (PM).

Advertisement

TNI-Arif-Rahman-2.jpg

Mayjen Arif mengungkapkan, oknum prajurit Kodam V/Brawijaya itu dipecat, karena terbukti melakukan pelanggaran penyalahgunaan narkotika. Dirinya menilai, hukuman maupun sanksi bagi oknum prajurit yang kedapatan menyalahgunakan maupun mengedarkan narkotika, sangat jelas.

“Di lingkungan TNI ini, penggunaan narkotika jelas sekali aturannya, yaitu dipecat dari dinas kemiliteran,” tegas Pangdam V/Brawijaya. “Memang sengaja kita gelar di hadapan para prajurit. Sehingga, ini memberikan efek jera bagi yang lainnya untuk tidak melanggar,” tambahnya.

TNI-Arif-Rahman-3.jpg

Mantan Gubernur Akmil tahun 2016 lalu itu menambahkan, pada tahun ini, angka pelanggaran yang terjadi di jajaran TNI-AD, khususnya Kodam V/Brawijaya, dinilai mengalami penurunan. 

Advertisement

“Kalau saya lihat, kejadian-kejadian pelanggaran sudah mulai menurun dari tahun ke tahun,” jelas Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, M. A.

Perlu diketahui, Serma Wahyu Irna Iwan diputuskan bersalah oleh pihak Pengadilan Militer (Dilmil) pada bulan Mei lalu. Bahkan, dalam putusan pihak Dilmil, Serma Wahyu Irna dinyatakan bersalah dan kemudian dipecat tidak hormat karena terbukti secara sah dan bersalah karena terbukti menyimpan narkotika golongan I. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia