Di Warung'e Lara, Penghafal Alquran Bisa Makan Gratis
Lara Silvi penyanyi pop ibu kota membuka restoran makanan di tanah asalnya Kabupaten Sidoarjo. Namanya Warung'e Lara.

SIDOARJO – Lara Silvi penyanyi pop ibu kota membuka restoran makanan di tanah asalnya Kabupaten Sidoarjo. Namanya Warung'e Lara.
Warung ini menjual menu makanan dan minuman khas masakan Jawa Timuran. Lokasinya berada di sisi selatan Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Bermodel restoran mewah, Warung' e Lara menjual makanan dan minuman dengan harga kaki lima atau murah. Dengan uang Rp.5000 sudah mendapatkan makanan rumah makan yang bernuansa hijau dan berkazebo ini.
"Makanan paling murah di sini dijual lima ribu. Murah deh pas di saku dan rasa makanan pun tak kalah dengan restoran mewah," kata Lara kepada TIMES Indonesia saat ditemui di sela-sela pembukaan Warung'e Lara, Minggu (19/8/2018).
Tak hanya itu, ada perlakuan istimewa atau spesial dalam pelayanan yang diberikan di Warung'e Lara. Yakni bagi warga yang hafidz dan hafidzah (penghafal Alquran kaum laki-laki dan perempuan red) bisa makan gratis atau tidak membayar sepeserpun.
Promo dan seterusnya itu bisa di peroleh warga penghafal alquran saat jam buka Warung'e Lara. "Memang Warung'e Lara ada perlakuan istimewa bagi warga penghafal Alquran. Baik itu dari kaum laki-laki maupun perempuan," imbuh Lara
Teknis untuk pengunjung warung yang hafal Alquran, papar Lara, nantinya ada pihak warung yang menguji warga yang hafal Alquran.
"Nanti ada tim penguji yang stanby di Warung'e Lara, penguji akan menanyakan ayat-ayat tertentu pada warga Penghafal Alquran tersebut. Penghafal akan minta membaca atau dites secara acak membaca surat tertentu di Alquran. Kalau hafal kan mesti bisa melantunkan surat yang dimaksud penguji," papar Lara
Tak hanya itu, ada juga pelayanan istimewa di Warung'e Lara. Untuk pelanggan yang berpenduduk (KTP asli) asal Desa Larangan, akan mendapatkan diskon. Ada lagi, setiap hari Jumat, Warung'e Lara juga menyediakan menu makanan dan minum khusus dengan harga super murah yakni dengan harga Rp. 2000.
Warga KTP asli Desa Larangan akan dapat diskon makan di Warung'e Lara. Kami juga menyediakan 100 bungkus nasi dengan harga Rp. 2000 per bungkus setiap hari Jumat , yang disajikan saat Warung'e Lara buka sekitar pukul 8.00 sampai pukul 10.00 WIB pagi.
"Semua perlakuan istimewa ini, diberikan karena ingin mencari keberkahan dan mensyukuri rezeki Allah SWT yang saya terima bersama keluarga," ungkap pemilik single Lara, Kamu dan Negotiation ini.

Sementara, Hj. Yuniwati, Owner Warung'e Lara menambahkan jika dalam acara Grand Opening Warung'e Lara ini, Lara juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim di wilayah sekitar Warung'e Lara. Anak-anak yatim tersebut juga mendapatkan taliasih dan bingkisan serta makan gratis. Warga yang menghadiri acara pembukaan Warung'e Lara juga bisa makan gratis hari ini.
"Warung'e Lara ini didirikan dan dibangun dari uang Lara sendiri. Anak saya itu menyisihkan sebagian rezekinya untuk membuka restoran yang menjual makanan serba murah dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga Sidoarjo.
"Alhamdulillah cita-cita Lara terkabul, Warung'e Lara mulai besok Senin (20/8/2018) sudah mulai beroperasi. Semoga rezeki yang diterima anak membawa berkah bagi sesama," ucap Ny. Yuniwati yang juga ibunda Lara.
Ny. Yuniwati menambahkan jika pengunjung Warung'e Lara bisa menikmati aneka menu makanan Jawa Timur-an dan rumahan. Mulai sop, lodeh, rawon, pecel, kare, krengsengan, ayam panggang, bothok cumi-cumi, kepiting, rica-rica dan nasi goreng serta lainnya.
Semua menu tersaji dengan harga terjangkau dan rasanya dijamin nikmat karena tenaga koki Warung'e Lara sangat andal. Pengunjung bisa memilih masakan kesukaan dengan sistem prasmanan atau minta diambilkan pelayan.
"Warung'e Lara juga dilengkapi fasilitas parkiran luas, taman hijau, gazebo, free WiFi serta ada tempat ibadah yang berada di bagian belakang joglo pendopo warung. Lara kan hobby masak, makanya Lara cita-citanya dari dulu ingin punya restoran sendiri, akhirnya hasil dia menabung selama manggung nyanyi dari kota kekota, televisi ketelevisi, alhamdulilah terkabul dengan berdirinya Warung'e Lara ini," jelas wanita berjilbab yang akrab disapa Bu Yuni ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


