Peristiwa Daerah

Diikuti 15 Ribu Peserta, Senam Suka Cita INLA Bali Raih MuRI

Minggu, 19 Agustus 2018 - 19:41 | 163.47k
Puluhan ribu perserta yang mengkuti Senam Suka Cita yang digelar oleh INLA Provinsi Bali. Bertempat di Bajra Sandi, Denpasar, Bali. Minggu (19/8/2018). (FOTO Khadafi/TIMES Indonesia)
Puluhan ribu perserta yang mengkuti Senam Suka Cita yang digelar oleh INLA Provinsi Bali. Bertempat di Bajra Sandi, Denpasar, Bali. Minggu (19/8/2018). (FOTO Khadafi/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, DENPASAR – Kegiatan besar tahunan yang digelar oleh INLA Bali (Internasional Nature Loving Association Indonesia Provinsi Bali), dibanjiri peserta. Sekitar 15 ribu peserta dari siswa siswi 20 sekolah yang ada di Bali turut serta dalam Senam Suka Cita Alam Semesta 2018 ini.

Puluhan ribu peserta ini sudah semenjak pukul 15.00 WITA memadati lapangan sebelah utara Bajra Sandi Denpasar, Bali, Minggu (19/8/2018). Sebelum acara dimulai, ribuan siswa berbaris dengan rapi. Mereka sangat antusias mengikuti segala rangkaian acara tersebut.

Advertisement

INLA-2.jpg

Saat pembukaan, acara dengan tema,"Dengan Semangat Proklamasi dan Kasih Alam Semesta Kita Jaga Keutuhan NKRI," ini diawali dengan berdoa bersama. Selanjutnya serentak menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hari Kemerdekaan 17 Agustus, dan bernyayi Hymne INLA. 

Gelaran masal ini juga menampilkan tarian dari tim Langit Biru, tim Dunia Satu Keluarga, dan tim Bumi Raya. Setelah para tim menyajikan tarian yang menarik hati, peserta berdiri dengan serentak.

Dengan dipandu puluhan pemandu senam, peserta ramai-ramai Senam Suka Cita. Ribuan siswa dengan ceria dan riang mengikuti senam itu dengan diiringi lagu. 

Hery Sudiarto, ketua DPD INLA Bali, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga untuk memeriahkan HUT RI ke 73. Selain itu, ia juga menjelaskan untuk para siswa-siswi yang mengikuti kegiatan senam ini sekitar 12 ribu ditambah dengan guru dan masyarakat yang juga berpartisipasi hampir 15 ribu orang. 

INLA-3.jpg

"Untuk siswa dan siswi, terdiri dari SMP, SMA dan SMK, total ada 20 sekolah. Target kita sebenarnya, bukan MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia), tapi target kita adalah mensosialisasikan tentang dunia satu keluarga," ucapnya. 

"Hidup bersama dan satu bumi, kita harus bersaudara kita harus bersatu dan saling mencintai, saling menghormati walaupun kita berbeda-beda. Itu yang mau kita sampaikan. Jadi hal ini kita sampaikan pada anak-anak kita karena mereka adalah para penerus bangsa," tambahnya. 

Hery juga berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat kedepannya bisa hidup dengan sehat tidak hanya raganya tapi jiwa serta mentalnya juga harus sehat. "Kita juga harus harmoni dengan alam semesta dan semua manusia," jelasnya.

INLA-4.jpg

Sementara Ketua Umum INLA Djoesianto Law, yang turut menghadiri acara tersebut, mengatakan bahwa INLA adalah organisasi seni, budaya dan pendidikan yang bertujuan menyebarkan pesan-pesan moral kepada para masyarakat dan khususnya generasi muda. 

"Tujuan INLA untuk menyebarkan pesan-pesan moral dan nilai-nilai kehidupan para siswa dan siswi dan mengasilkan jiwa raga yang bagus dan bahgia, menghormati orangtua atau teman-temanya tanpa membeda-bedakan suku dan agama," ujarnya. 

Acara tersebut usai pada pukul 17.00 WITA, dengan ditutup oleh tarian dari tim Angkasa Raya dan tim Cermelang. Selain itu, dalam kegiatan ini juga mendapatkan piagam penghargaan dari MuRI untuk INLA BaliPenghargaan ini sukses memecah rekor MuRI Senam Suka Cita dan makan menu Vegetarian paling banyak. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Bali

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES