Advertisement
Peristiwa Daerah

Ungkap Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Kuburan Warga Bangkalan

Polres Bangkalan membongkar kuburan Sukairi (19) warga Dusun Prebban, Desa Tobaddung, Kecamatan Klampis. Pembongkaran makam itu, untuk mengungkap penyebab kematian pemuda yang tewas pada, Rabu 18 Juli 2018 lalu.

TIMES Indonesia,
Ungkap Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Kuburan Warga Bangkalan
Kuburan Sukairi (19) warga Dusun Prebban, Desa Tobaddung, Kecamatan Klampis dibongkar untuk proses autopsi. (FOTO: Doni Heriyanto/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANGKALAN Polres Bangkalan membongkar kuburan Sukairi (19) warga Dusun Prebban, Desa Tobaddung, Kecamatan Klampis. Pembongkaran makam itu, untuk mengungkap penyebab kematian pemuda yang meninggal pada, Rabu 18 Juli 2018 lalu.

Mayat Sukairi, ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di atas rerumputan pasar desa setempat sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, Sukairi mengenakan baju lengan pendek motif bunga-bunga, dan sarung warna biru muda.

Advertisement

"Kuburan dibongkar untuk mengautopsi jenazah Sukairi," papar Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Bidarudin, Selasa (28/8/2018).

Menurutnya, pemeriksaan tubuh mayat melalui proses pembedahan ini untuk memastikan penyebab kematian Sukairi. Sebab, informasi yang beredar di kalangan masyarakat, Sukairi dikabarkan meninggal dengan cara tidak wajar.

"Awalnya, keluarga Sukairi tidak berkenan diautopsi. Karena penasaran dengan kabar yang tidak enak itu, keluarganya minta makam Sukairi dibongkar," ucap Bidarudin.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Jeni Aljauza menambahkan, Sukairi meninggal akibat sengatan arus listrik. Hal itu, diketahui dari luka lebam di tangan kiri Sukairi ketika diautopsi.

"Sengatan listrik ini berakibat pada pembengkakan urat nadi, dan pecahnya pembuluh darah," terangnya.

Advertisement

Jeni menjelaskan, Sukairi tersengat arus listrik yang terpasang di pagar kandang bebek. Kasus kematian Sukairi akan terus dikembangkan, termasuk menyelidiki pemasangan listrik di kandang bebek yang berlokasi di pasar Desa Tobaddung tersebut.

"Apakah ada unsur kesengajaan atau tidak pemasangan listrik itu, masih kami dalami," ucap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Jeni Aljauza. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Doni Heriyanto
PenulisDoni Heriyanto Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia