Advertisement
Peristiwa Daerah

Dua Pusaka Mpu Supo Dijamas kemudian Dikirab

Dua benda pusaka buatan Mpu Supo, empu yang mendirikan Candi Songgoriti, hari ini Selasa (25/9/2018) dijamas di Candi Songgoriti yang berada di kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu.

TIMES Indonesia,
Dua Pusaka Mpu Supo Dijamas kemudian Dikirab
Para pemilik Tosan Aji menjamas benda pusaka mereka di Candi Songgoriti dimana dahulu Mpu Supo pernah membuat berbagai benda pusaka. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
A-AA+

BATU Dua benda pusaka buatan Mpu Supo, empu yang mendirikan Candi Songgoriti, hari ini Selasa (25/9/2018) dijamas di Candi Songgoriti yang berada di kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu.

Dua Pusaka Kudi dan Tombak Songgo Buwono ini dibersihkan bersama ratusan benda pusaka lainnya.

Advertisement

Tidak hanya itu saja, nanti malam, riwayat senjata pusaka ini akan dibedah di Candi Songgoriti sebelum akhirnya diarak dalam Kirab Pusaka dari pintu masuk kawasan wisata Songgoriti menuju Candi Songgoriti. “Dua pusaka Mpu Supo ini dahulu dibuat di Candi Songgoriti ini dengan ditempa dan dicelup dengan air panas alam yang mengalir di bawah candi ini,” kata Juru Kunci Candi Songgoriti, Haryoto.

Jamasan-di-Kota-Batu-a.jpg

Menurutnya senjata pusaka ini dibuat dengan tangan kosong oleh Mpu Supo dengan cara memijitkan tangan ke besi pusaka. Ini terlihat dari senjata Kudi yang berbentuk seperti Kujang, di mana ada bekas pijitan tangan di benda pusaka tersebut.

Jamasan benda pusaka ini merupakan rangkaian peringatan menyambut kedatangan Bulan Suro tahun Saka 1952 yang diselenggarakan oleh Paguyuban Pecinta, Pelestari Tosan Aji dan Budaya Jawa Kota Batu, Sangga Braja. “Sengaja kita mengambil hari ini untuk memperingati Bulan Suro pada malam Purnama Sidhi,” ujar Ketua Pelaksana, RT Sudarno Hadipuro.

Jamasan-di-Kota-Batu-b.jpg

Sehari sebelum sinar rembulan penuh mereka melakukan jamasan benda pusaka diawali selamatan di depan Candi Songgoriti dan potong tumpeng. “Malamnya kita lakukan Sidhikoro tujuannya kita membuka rahasia benda pusaka, dari ritual ini kita akan mengetahui untuk apa benda pusaka ini dibuat,” ujar Sudarno.

Ada 100 lebih benda pusaka yang akan di Sidikhoro oleh empat tokoh ritual adat, setelah itu pusaka yang baru saja dibersihkan ini dikirab termasuk dua pusaka milik Mpu Supo.

Jamasan-di-Kota-Batu-c.jpg

“Kenapa kita melakukan jamasan pusaka di Candi Songgoriti, karena di sini historis Mpu Supo berasal, di mana beliau juga menjamas benda pusaka nya dengan sumber air panas di bawah Candi Songgoriti, itu juga kita lakukan saat ini,” ujar Sudarno. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhammad Dhani Rahman
PenulisMuhammad Dhani RahmanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia