Ada Kisah Pilu Dibalik Sejarah Kemunculan Kerupuk
Siapa tak kenal kerupuk? Ya makanan renyah yang biasanya berbahan tepung tapiokan ini seakan sudah menjadi teman makan yang wajib ada ya. Konon, kerupuk disebut-sebut sebagai makanan yang mampu membangkitkan selera makan.

BATU – Siapa tak kenal kerupuk? Ya makanan renyah yang biasanya berbahan tepung tapiokan ini seakan sudah menjadi teman makan yang wajib ada ya. Konon, kerupuk disebut-sebut sebagai makanan yang mampu membangkitkan selera makan.
Saking populernya si krupuk, hingga ia dijadikan bahan lomba setiap Agustus. Ya, lomba makan kerupuk, wah seru pastinya.
Sudah sering makan kerupuk, tapi apakan Anda sudah tahu asal mula kerupuk? Dikutip dari berbagai sumber, kerupuk ternyata ditemukan oleh keluarga miskin yang memiliki banyak anak.
Karena kekurangan bahan makanan, mereka rela makan nasi dengan lauk sawut. Sawut merupakan ketela pohon yang diserut/diparut/pasrah kemudian dikukus. Awal pembuatan sawut, yaitu pertama-tama ketela pohon diparut kemudian diberi air. Setelah itu, parutan ketela pohon yang tercampur air diperas dan diambil sarinya. Lalu diendapkan. Nah endapan tersebut dijemur dan jadilah tepung tapioka. Lalu tepung tersebut diolah menjadi krupuk, yang disebut juga kerupuk samiler.
Dibalik kisahnya yang pilu tersebut, nyatanya kerupuk tetap menjadi favorit hingga kini. Seiring perkembangan zaman, kerupuk aneka bentuk dan rasa muncul. Yang paling populer adalah kerupuk ikan dan dan kerupuk udang.
Dari namanya saja sudah dapat ditebak ya bahan dasar kerupuk tersebut. Ya penduduk pesisir memanfaatkan ikan dan udang yang melimpah untuk dijadikan kerupuk. Meski begitu kerupuk putih khas Indonesia tetap menjadi favorit. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

