Advertisement
Peristiwa Daerah

Warga Desa Sijang, Sambas Pecahkan Rekor MURI Kategori Meriam Bambu Terbanyak

Warga Desa Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat mengisi hari Sumpah Pemuda dengan kegiatan pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori meriam bambu terbanyak, dengan jumlah 2018.

TIMES Indonesia,
Warga Desa Sijang, Sambas Pecahkan Rekor MURI Kategori Meriam Bambu Terbanyak
Meriam Bambu yang berhasil memecahkan rekor MURI
A-AA+

SAMBAS Warga Desa Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat mengisi hari Sumpah Pemuda dengan kegiatan pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori meriam bambu terbanyak, dengan jumlah 2018.

"Jadi kami melihat masyarakat para pemuda para pejabat dan pemerintah sangat antusias menyambut kegiatan sumpah pemuda kali ini. Saya kira dengan mencapai rekor MURI itu menunjukkan juga Desa Sijang dan Kabupaten Sambas pada umumnya itu sangat serius," kata Asisten Deputi Bidang Kepemudaan, Kemenpora RI, Junaidi.

Advertisement

Meriam-Bambu.jpg

Lanjut Junaidi, melalui pemecahan rekor MURI ini, pihaknya berharap dapat motivasi bagi seluruh pemuda Indonesia, khususnya yang tengah ikut andil dalam Kirab Pemuda 2018, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

“Kita tahu kalau sasaran olahraga itu targetnya itu emas, perak, perunggu. Kalau sasaran pemuda ini kita ada peningkatan partisipasi. Dari pemuda dari masyarakat, terhadap program-perogranm biar ada percepatan,” tambah dia.

Diakui, bahwa rekor MURI kategori Meriam Bambu Terbanyak di Kabupaten Sambas ini merupakan bagian dari kegiatan Kirab Pemuda dan merupakan rekor MURI kali kedua.

“Kemarin itu di Wakatobi ada target 6 ribu penari Posoasa namanya. Alhamdulillah tercapai targetnya tapi tidak enam ribu. Tapi 7600 dan rekor ini bukan hanya nasional melainkan dunia. Dan kali ini di Kabupaten Sambas ada lagi rekor MURI yaitu 2018 bambu,” ucap Junaidi.

Advertisement

Kata Junaidi merasa bersyukur, semua lapisan masyarakat di Desa Sinjang, termasuk para pemuda di sana ikut andil mempersiapan pemecahan rekor MURI ini. Sebab, diakui, tanpa peran dan partisipasi mereka, rekor Meriam Bambu terbanyak mustahil bisa direalisasikan.

“Harus cari pohon bambu dulu, pohon bambu yang memenuhi syarat, atau jenis pohon betung, kalau tidak ada betung ya intinya pohon lah itu ya. Ukuran diameternya juga dihitung dan itu tercapai saya kira ini berkat partisipasi masyarat semua," ucapnya.

Diketahui, sekitar 10 hari lalu, Sambas menjadi salah satu kabupaten yang menjadi titik singgah peserta Kirab Pemuda 2018. Saat itu, kenang Junaidi, Bupati Atbah Romin Suhaili beserta wakilnya, Hairiah serta seluruh masyarakat di sana sangat antusias menyambut para peserta kirab.

“Bupatinya semangat, wakil bupati semangat menemani kami kemarin tiga hari kegiatannya selama lima hari . Saya berterima kasih sudah dilaksanakannya Kirab Pemuda 2018 dan dan di desa ini kita adakan peringatan sumpah pemuda dan mudah-mudahan pemudanya lebih semangat lagi,” ujar Junaidi.

Sementara itu, Senior Manager MURI, Awan Rahargo, menyebut pemecahan rekor kategori Meriam Bambu Terbanyak di Desa Sijang hari ini sangat spesial dan membanggakan Indonesia. Apalagi pemecahan rekor MURI ini diseleggarakan tepat pada hari Sumpah Pemuda.

Meriam-Bambu-3.jpg

“Rekor Mariam Bambu terbanyak di Indonesia dan rekor ini sekaligus yang memecahkan rekor MURI yang sebelumnya tahun 2017 di kabupaten Pasaman di Sumatera Barat sebanyak 1821 meriam,” kata Awan Rahargo.

Diakui, warga masyarakat Desa Sijang telah mampu memecahkan rekor tersebut dengan menampilkan 2018 meriam bambu. “Dan ini catatan yang memang masuk dalam salah satu kriteria rekor itu yang superlative adalah bentuk kegiatan yang sifatnya terbanyak terbesar ataupun durasi waktu yang tercepat.

Dijelaskan, rekor MURI yang baru saja dipecahkan juga sebuah momentum baik untuk melestarikan festival tradisi budaya. Di mana meriam bambu biasa ditampilkan dalam rangka acara-acara kebudayaan.

“Dan ini adalah tradisi budaya yang wajib hukumnya bagi kami generasi muda di sini untuk melaestarikan dan menjaga itu semua. Itu lah visi dan misi kami menggelorakan semangat kebanggan bangsa yang ada,” kata Awan Rahargo.

Dilain pihak, Staf Ahli Bupati Sambas, I Ketut Sukarja, menjelaskan pemerintah terus melakukan uoaya pemberdayaan pemuda di Sambas, khususnya di bidang kepemudaan dan olahraga.

“Karena bagaimana pun pemuda adalah ujung tombak yang akan menjadi generasi penerus pemimpin pemimpin bangsa. Terkait itu pemerintah daerah tetap mendorong , mulai dari atasan tetap semangat terus sehingga nanti bisa membangun Sambas,” kata I Ketut Sukarja.

Selain warga umum, ikut terlibat juga ribuan siswa-siswi SMA, SMP, dan SD hingga anak TK yang tersebar di seluruh Kecamatan Galing menjadi peserta Meriam Bambu yang berhasil memecahkan rekor MURI tersebut

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia