Advertisement
Peristiwa Daerah

Soal Cuaca Ekstrem, BMKG Juanda Kembali Mengingatkan Agar Tetap Waspada

Beberapa hari terakhir, hampir setiap hari hujan mengguyur Kabupaten Ponorogo dan hampir sebagian besar wilayah Jawa Timur. Intensitasnya bervariasi, mulai dari yang ringan, sedang bahkan tinggi. Hal tersebut membuat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geof

TIMES Indonesia,
Soal Cuaca Ekstrem, BMKG Juanda Kembali Mengingatkan Agar Tetap Waspada
Hujan menyebabkan genangan air di salah satu ruas jalan beberapa waktu lalu. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

PONOROGO Beberapa hari terakhir, hampir setiap hari hujan mengguyur Kabupaten Ponorogo dan hampir sebagian besar wilayah Jawa Timur. Intensitasnya bervariasi, mulai dari yang ringan, sedang bahkan tinggi. Hal tersebut membuat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas I Juanda Surabaya mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem.

Dalam peringatan dini tersebut, BMKG mengungkapkan sebagian besar wilayah Jawa Timur mulai memasuki musim hujan secara umum pada bulan November 2018. Pada awal musim hujan atau masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan atau yang disebut masa pancaroba.

Advertisement

Awan Cumulonimbus sangat aktif terbentuk dan perlu diwaspadai adanya potensi cuaca ekstrim seperti hujan lebat secara tiba-tiba, angin kencang sesaat, kilat, petir bahkan puting beliung yang dapat terjadi di wilayah Jawa Timur yang diakibatkan oleh pembentukan awan Cumulonimbus tersebut.

Hujan yang terjadi saat masa pancaroba bersifat sporadis atau tidak merata dan terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas yang lebat. Sehingga perlu diwaspadai timbulnya genangan air.

Potensi intensitas angin kencang sesaat yang bersifat merusak akan meningkatpada masa pancaroba. Tidak semua angin kencang yang merusak tersebut adalah puting beliung. Dalam istilah Meteorologi, angin kencang atau hempasan angin dinginyang berasal dari awan Cumulonimbus disebut dengan downburst.

Downburst sama berbahayanya dengan puting beliung. Wilayah yang berpotensi terjadinya puting beliung pada umumnyadi daerah pesisir, daerah padat penduduk juga daerah ruang terbuka yang tidak terlalu banyak halangan.

BMKG Juanda mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur agar selalu waspada terhadap berbagai potensi bencana yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem di masa pancaroba dan tetap selalu memperhatikan informasi dari BMKG. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Endra Dwiono (MG-54)
PenulisEndra Dwiono (MG-54) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia