Operasi Pasar Digelar di 5 Titik Kota Karismatik Madiun

TIMESINDONESIA, MADIUN – Bulog Sub Divre Madiun bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri, Disperindag Kota Madiun akan menggelar operasi pasar, mulai hari ini, Rabu (5/12/2018) di 5 (lima) titik. Kelima titik tersebut yaitu Pasar Besar, Pasar Sleko, dan tiga pasar tiap-tiap kecamatan di Kota Karismatik Madiun.
Wakil Kepala Bulog Sub Divre Madiun, Andromeda menjelaskan, operasi pasar dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.
Advertisement
Sementara itu, menurut Perwakilan BI Kediri, Djoko Raharto, terpantau harga kebutuhan pokok, termasuk daging sapi dan ayam, masih stabil.
Dia mengatakan, memang komoditi bawang merah naik, salah satu penyebabnya karena musim hujan. Namun hal itu terkompensasi dengan menurunnya harga bawang putih karena nilai tukar menguat.
"Untuk beras, BI memberikan bantuan ongkos angkut kepada Bulog agar harganya terkendali, namun tidak merusak harga pasar," ujar Djoko Raharto,
Di sisi lain, Bulog mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, mengingat stok pada Desember ini mencapai 11.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru, sehingga lonjakan harga bisa diantisipasi.
"Untuk operasi pasar ada beberapa komoditas yang disiapkan, seperti beras medium dengan harga 8.500 per-kg, minyak goreng 12.000 per liter untuk telur 21.500 per kg. Jika harga kebutuhan-kebutuhan tersebut trennya sudah turun, kita hentikan operasi pasarnya," kata Andromeda.
Saat ini, stok gula pasir mencapai 30 ribu ton untuk mencukupi kebutuhan warga Kota Karismatik Madiun di akhir tahun. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ferry Agusta Satrio |
Publisher | : Rochmat Shobirin |
Sumber | : TIMES Madiun |