Advertisement
Peristiwa Daerah

Tuban Terbaik dalam Program Hulu Hilir Maritim di Jatim

Kabupaten Tuban terbaik dari lima Kabupaten di Jawa Timur dalam Program Hulu Hilir Maritim. Program untuk mempermudah petani dalam hal pengolahan dan pemasaran itu berada di Kecamatan Widang, salah satu lokasi Pilot Project.

TIMES Indonesia,
Tuban Terbaik dalam Program Hulu Hilir Maritim di Jatim
Launching  Penggilingan Padi Program Hulu Hilir Agro Maritim Jawa Timur di Desa Ngadirejo, Widang, Kabupaten Tuban, Jumat (21/12/2018) (FOTO: Humas Pemkab Tuban for TIMES Indonesia)
A-AA+

TUBAN Kabupaten Tuban terbaik dari lima Kabupaten di Jawa Timur dalam Program Hulu Hilir Maritim. Program untuk mempermudah petani dalam hal pengolahan dan pemasaran itu berada di Kecamatan Widang, salah satu lokasi Pilot Project.

Kecamatan Widang dinilai memiliki karakteristik yang mampu melaksanakan tanam padi hingga tiga kali dalam setahun.

Advertisement

"Program Hulu Hilir Maritim yang dilaksanakan di lima kabupaten di Jawa Timur. Dan sampai saat ini, Kabupaten Tuban menjadi yang terbaik dalam pelaksanaannya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Murtadji, dalam launching gudang penggilingan gabah sekaligus produksi beras, pada Jumat (21/12/2018) lalu.

Menurut Murtadji, program tersebut untuk mempermudah petani dalam hal pengolahan dan pemasaran, sebab selama ini petani dianggap masih kesulitan dalam dua hal tersebut.

"Selama ini pertanian kita masih pada pengaturan di hulu saja, dengan adanya program ini, masalah pemasaran diharapkan tidak jadi masalah lagi bagi petani kita," imbuhya.

Adapun dipilihnya Kecamatan Widang sebagai Pilot Project, lanjut Murtadji, karena dinilai memiliki karakteristik yang mampu melaksanakan tanam padi hingga tiga kali dalam setahun dan demi keberhasilan program tersebut, pendampingan langsung diberikan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban maupun Provinsi, serta Dewan Riset Daerah Jawa Timur. 

Murtadji menambahkankan bahwa dengan Program Hulu Hilir Agro Maritim dari Pemprov Jawa Timur, Gapoktan Tri Mulyo Tani mendapat modal pinjaman sebesar Rp 9,6 miliar dengan bunga 6 persen per tahun dari Bank Jatim.

Advertisement

Program ini program mandiri di mana semua pembelian alat dan pengelolaan dilakukan secara mandiri oleh anggota Gapoktan.

"Untuk pemasarannya, saat ini telah bekerjasama dengan bank BNI 46 melalui agen BNI 46 yang menjadi penyedia beras dalam Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta dengan Bank atau Lembaga lainnya," lanjut Murtadji

Perlu diketahui, Program Hulu Hilir Maritim oleh Pemprov Jatim ini telah mengalokasikan dana dari APBD sebanyak Rp 100 miliar yang akan digunakan sebagai modal usaha bagi kegiatan pasca panen sejumlah gabungan kelompok tani (gapoktan) di provinsi tersebut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Safuwan
PenulisSafuwan Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia