Advertisement
Peristiwa Daerah

Warga Kademangan Permata Regency, Probolinggo Keluhkan Proyek PDAM

Warga perum Kademangan Permata Regency, Sumber Wetan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, mengeluhkan pemasangan pipa proyek PDAM. Selain merusak fasum, warga mengeluh karena harus membayar biaya bulanan. Padahal air PDAM, belum mengalir.

TIMES Indonesia,
Warga Kademangan Permata Regency, Probolinggo Keluhkan Proyek PDAM
Lokasi paving amblas akibat pipanisasi PDAM. (FOTO: Loetfy for TIMES Indonesia)
A-AA+

PROBOLINGGO Warga perum Kademangan Permata Regency, Sumber Wetan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, mengeluhkan pemasangan pipa proyek PDAM. Selain merusak fasum, warga mengeluh karena harus membayar biaya bulanan. Padahal air PDAM, belum mengalir.

Berdasarkan informasi di lokasi, warga mengeluh lantaran proses pemasangan pipa atau pipanisasi perumahan itu, merusak sejumlah fasilitas umum. Baik di jalan perumahan, maupun di depan pintu rumah warga. Kerusakan yang dimaksud adalah, amblesnya paving bekas pemasangan pipa PDAM.

Advertisement

Sehingga warga yang terdampak, harus merogoh kocek lagi untuk membenahi kerusakan tersebut. Sebab jika tidak diperbaiki, mengganggu aktifitas keluar masuk warga ke rumah.

Selain kerusakan itu, warga juga menyayangkan pemasangan pipa tersebut. Lantaran warga harus membayar tagihan bulan pertama. Padahal air belum mengalir. “Air baru mengalir, ketika ada warga kami yang menulisnya di medsos,” terang salah satu warga, Komang Boikama, Senin (14/1/2019).

Sementara itu, pihak PDAM membantah, soal keluhan warga yang harus membayar tagihan bulan pertama. Melalui staf Bagian Umum, Sukarsidi, pihak PDAM menyebut, setiap pelanggan yang namanya telah terdaftar sebagai pelanggan PDAM, diwajibkan membayar biaya bulanan. Meskipun air tidak digunakan.

Sementara soal amblasnya jalan perumahan, PDAM mengaku itu bukan tanggung jawabnya. “Karena pengerjaannya, merupakan wewenang Dinas PUPR Kota Probolinggo. Melalui pihak ketiga,” ujar Sukarsidi.

Berbeda dengan PDAM, Kepala Dinas PuPR Kota Probolinggo, memilih tidak memberikan keterangan. Ketika sejumlah awak media berusaha melakukan konfirmasi, soal kerusakan fasum proyek PDAM yang dikeluhkan warga. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia