Cegah DBD, Ribuan Masyarakat Desa Genengan Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan
Ribuan masyarakat Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, turun jalan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan untuk mencegah berkembangnya nyamuk pembawa penyakit demam berdarah, Minggu (10/2/2019).

MALANG – Ribuan masyarakat Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, turun jalan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan untuk mencegah berkembangnya nyamuk pembawa penyakit demam berdarah, Minggu (10/2/2019).
Kerja bakti itu sekaligus meningkatkan rasa kekompakan serta kebersamaan antar warga desa tersebut.
Kegiatan kerja bakti massal itu dipelopori Kecamatan Pakisaji bersama Puskemas yang dilakukan seluruh desa di kecamatan tersebut secara bergilir.
Seluruh lapisan masyarakat tampak antusias mengikuti kerja bakti Massal tersebut. Masyarakat membersihkan lingkungan sekitar seperti di selokan, membuang genangan air dan membersihkan sampah yang berserakan.
“Kami mengapresiasi semangat masyarakat dalam melakukan kerja bakti massal tersebut. Itu artinya mereka peduli dengan lingkungannya,” ujar Camat Pakisaji Indra Gunawan kepada TIMES Indonesia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kegiatan kerja bakti massal itu dilakukan belajar dari pengalaman daerah lainnya yang saat ini terserang wabah demam berdarah.
Tak ingin hal itu terjadi, maka masyarakat inisatif melakukan kerja bakti.
“Supaya wabah demam berdarah tidak terjadi di Kecamatan Pakisaji, maka masyarakat berinisiatif menggelar kerja bakti massal tersebut. Tentunya hal ini kami dukung sepenuhnya,” terangnya.
Menurutnya, di Kecamatan Pakisaji terdapat beberapa kegiatan untuk membersihkan lingkungan dan mencegah berkembangnya DBD.
Selain kerja bakti, ada pula Jumat bersih dan fogging atau pengasapan secara rutin.
“Kegiatan bersih-bersih semacam ini sudah menjadi budaya dari masyarakat kami. Sehingga kami berharap melalui kegiatan kerja bakti massal ini maupun kegiatan Jumat bersih yang dilakukan masyarakat, mencegah berkembangnya nyamuk demam berdarah di tempat kami,” kata Camat Pakisaji Indra Gunawan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

