Begini Cara Wagub Sitti Rohmi Djalilah Promosikan NTB di Raker Adeksi

TIMESINDONESIA, MATARAM – Dihadapan ribuan peserta Rapat Kerja (Raker) ke IV Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi), Wagub NTB, Sitti Rohmi Djalilah menceritakan keindahan NTB.
Wagub menyampaikan NTB dengan dua pulau utama, Sumbawa dan Lombok memiliki destinasi wisata yang seluruhnya indah. Seperti air terjun, pantai, Gunung Rinjani, Gunung Tambora, keindahan bawah laut dan mutiara yang berkilau.
Advertisement
"Sulit mencari daerah di NTB ini yang tidak indah. Semuanya indah," ungkap Wagub, saat pembukaan Raker Adeksi, di Kota Mataram, Selasa (26/02/2019).
Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB menjelaskan destinasi wisata yang ada di NTB ini, tidak hanya keindahan alam. Namun juga budaya, baik itu adat istiadat maupun hasil karya masyarakat seperti gerabah dan tenun.
"Kain tenun di sepuluh kabupaten/kota se-NTB ini memiliki identitas masing-masing," ujarnya.
Selain menceritakan keindahan alam dan budaya, Wagub Rohmi juga menjelaskan bahwa saat ini NTB sudah pulih pasca bencana gempa bumi tahun 2018 lalu.
"Semua tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Semua sudah pulih dari berbagai segi," ucap Wagub.
Hanya saja, kata Rohmi, di tengah pulihnya NTB ini, masyarakat dan pemerintah dihadapkan dengan harga tiket yang mahal. "Ini tidak hanya terjadi di NTB, namun hampir di seluruh Indonesia. Kita berharap harga tiketnya bisa lebih murah," tandasnya.
Terkait Raker Adeksi, Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah berharap akan lahir hal-hal baik yang dapat dijadikan rekomendasi dalam pengambilan kebijakan. Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Faizal R Arief |
Publisher | : Sholihin Nur |
Sumber | : TIMES Mataram |