Sekda Gatot: Pemprov DIY akan Buat Dermaga Truk Baru di TPST Piyungan

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY) mengambil langkah menyusul aksi blokade jalan menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu atau TPST Piyungan, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Langkah nyata itu dengan menutup tumpukan sampah dengan tanah, menyediakan dermaga angkutan sampah, dan upaya lainnya.
“Pemda DIY terus berusaha maksimal menyelesaikan permasalahan sampah di TPST Piyungan. Tentu bekerjasama dengan berbagai pihak,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ir Gatot Saptadi kepada TIMES Indonesia, Jumat (29/3/2019).
Advertisement
Untuk dermaga, lanjut Gatot, Pemda DIY akan memperluas menjadi 12 meter dan membuat dermaga baru berukuran yang sama. Dengan perluasan dermaga tersebut maka akan menampung 2 truk pengangkut sampah.
“Pembangunan dermaga sudah disepakati oleh warga dan tim pihak ketiga yang akan mengerjakan dermaga tersebut,” ujar Gatot.
Gatot mengakui, penanganan sampah tersebut masih bersifat sementara. Ke depan, pihaknya akan memikirkan masalah sampah secara permanen.
“Setahu saya Dinas Pekerjaan Umum DIY bisa menanggulangi sampah dengan taludnya agar tidak meluber,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pemulung, Maryono mengatakan, penutupan akses jalan masuk TPST Piyungan merupakan buntut panjang dari protes warga yang sudah dilayangkan sejak akhir 2018 lalu. Warga menilai, lokasi yang ada sekarang sudah melebihi kapasitas atau overload. Sehingga, warga terkena imbas sampah yang menggunung.
“Dermaga tempat pembuangan sampah terlalu sempit. Dulunya cukup buat menampung lima sampai enam truk tapi sekarang hanya bisa dipakai buat satu truk untuk melakukan aktifitas pembuangan sampah ke TPST. Akibatnya, antrean panjang truk sampah hingga mendekati pemukiman warga,” terang Maryono.
Setelah ada langkah kongkrit tersebut kini pembuangan sampah ke TPST Piyungan sudah dapat dilakukan.
“Alhamdulillah akhirnya bisa membuat sampah lagi ke TPST Piyungan,” terang Jalil, pengepul sampah. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ferry Agusta Satrio |
Publisher | : Sholihin Nur |
Sumber | : TIMES Yogyakarta |