Advertisement
Peristiwa Daerah

Manajemen Badak LNG Sampaikan Permintaan Maaf kepada Warga Kota Bontang

Director & COO Badak LNG, Gitut Yuliaskar menyampaikan penyesalan dan permohonan maafnya atas statement staf Badak LNG yang menyatakan rendahnya kualitas SDM tenaga kerja lokal.

TIMES Indonesia,
Manajemen Badak LNG Sampaikan Permintaan Maaf kepada Warga Kota Bontang
Director & Coo  Badak LNG, Gitut Yuliaskar (tengah) bersama Ketua KNPI Kota Bontang, Abdul Rasyid dalam Audiensi KNPI Kota Bontang terkait statemen Staf badak LNG yang menyatakan rendahnya kualitas SDM tenaga kerja lokal. (Foto: Kusnadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONTANG Director & COO Badak LNG, Gitut Yuliaskar menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas statement staf Badak LNG yang menyatakan rendahnya kualitas SDM tenaga kerja lokal Kota Bontang.

Hal tersebut disampaikan pada pertemuan bersama KNPI Kota Bontang pagi hingga siang tadi di Gedung Putih Kantor manajemen Badak LNG Bontang, Rabu (3/7/2019).

Advertisement

Rapat-LNG-2.jpg
Suasana Audiensi KNPI Kota Bontang bersama manajemen Badak LNG ( Foto : Kusnadi/ TIMES Indonesia)

"Dari lubuk hati saya yang paling dalam mohon maaf kalau ada atas statemen teman-teman saya yang kurang berkenan jika menyinggung perasaan masyarakat Bontang. Yakinlah bahwa tidak sedikit pun maksud untuk merendahkan masyarakat Kota Bontang," ujarnya.

Gitut membeberkan bahwa dirinya bersama seluruh anak buahnya meyakini kalau pendidikan sebagai indikator SDM yang ada di Kota Bontang telah mencapai tingkat yang membanggakan.

"Saya justru orang pertama yang paling bangga dengan prestasi yang diraih anak anak kita dilihat dari track record pendidikannya, sapu bersih bahkan tingkat dunia," bebernya.

Ia pun mengakui bahkan tidak ada sedikit pun data yang melemahkan hingga orang Bontang disebut tidak berkualitas.

Advertisement

Lebih lanjut Gitut menjelaskan komitmen Badak LNG dalam merekrut karyawan yang bersumber dari putra terbaik Kota Bontang hingga hari ini terus menjadi konsennya.

"4 sampai 5 tahun lagi mereka yang sudah di Badak LNG insyaAllah sudah di top manajemen, bahkan anak anak itu ada yang sudah jadi ekspat lebih hebat lagi," lanjutnya.

Dalam forum yang tepat untuk mengonfirmasi pernyataan tersebut, Ketua KNPI Kota Bontang, Abdul Rasyid mengapresiasi upaya manajemen yang responsif terhadap situasi kekinian yang diajukan oleh KNPI sejak Senin lalu.

Rapat-LNG-3.jpg
Berfoto bersama usai Audiensi

"Sebagai pemuda kami apresiasi langkah yang dilakukan Manajemen PT Badak telah ketemu dengan Dinas Tenaga Kerja," ujarnya.

Mengingat mencuatnya statemen tersebut sehingga menjadi penting bagi pemuda Bontang untuk memperjelas pola rekrutmen dan pentingnya komitmen dalam mengutamakan tenaga kerja lokal dalam semua proses rekrutmen.

"Tolong proses rekrutmennya 75 persennya adalah tenaga lokal sesuai Perda no.10 dan 11 tahun 2018. Kami tidak minta kisi-kisi akan tetapi ada itikad dari PT Badak dalam proses rekrutmen, atau mungkin mereka diberikan pendidikan singkat dalam asesmennya," pinta Rasyid.

Akhirnya Rasyid mengapresiasi langkah Badak LNG yang bersedia menyampaikan permohonan maaf melalui pertemuan audiensi KNPI bersama Badak LNG tersebut. "Kami mengapresiasi kesediaan Bapak untuk menyampaikan permohonan maaf," tutupnya.

Usai audiensi, Wakil Ketua dan Ketua Umum KNPI Kota Bontang, Abdul Rasyid bersama Director & COO Badak LNG, Gitut Yuliaskar melakukan Vlog menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Vlog tersebut akan disebar oleh KNPI Kota Bontang sebagai bukti keseriusan Badak LNG dalam menyampaikan permohonan maaf. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia