Advertisement
Peristiwa Daerah

DLH Kabupaten Jombang Ajak Masyarakat Sadar Kebersihan Sungai

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengajak semua masyarakat untuk sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal itu menyusul banyak sungai yang kotor dan mengeluarkan bau busuk.

TIMES Indonesia,
DLH Kabupaten Jombang Ajak Masyarakat Sadar Kebersihan Sungai
Sungai di kawasan Kecamatan Tembelang yang berminyak dan mengeluarkan warna tak sedap. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)
A-AA+

JOMBANG Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengajak semua masyarakat untuk sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal itu menyusul banyak sungai yang kotor dan mengeluarkan bau busuk.

Bagian Pengendalian Dampak Lingkungan, DLH Kabupaten Jombang, Dodik Mordianto mengaku, untuk saat ini memang masih banyak sungai yang tercemar hingga bauhnya mengganggu pemukiman masyarakat.

Advertisement

"Ini karena masyarakat belum sadar kebersihan. Kamu juga sudah selalu sosialisasi dengan masyarakat soal kebersihan," katanya.

DLH-Jombangb28a85c8a7141422.jpg

Tidak hanya itu, Dodik menjelaskan, dari pihak DLH sendiri sudah melakukan usaha yang maksimal dalam menuntaskan problem tersebut. Yakni setiap pembersihan sungai sudah dilakukan setiap hari.

"Jadi kami mengajak kepada masyarakat, buang sampah di pinggir jalan saja. Nanti pihak kebersihan kami yang akan turun membersihkannya. Jangan buang ke sungai," ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan TIMES Indonesia, dari sungai Kecamatan Jombang hingga sungai Kecamatan Tembelang terlihat warna airnya biru, berminyak dan mengeluarkan bau tak sedap. Warga menduga, itu akibat limbah dari pabrik gula.

Advertisement

"Mengenai kebersihan lingkungan ini, harus ada kesadaran bersama," kata Nur Habib, warga setempat.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia