Keguyuban Masyarakat Melalui Ritual Nyladran di Sumber Jenon, Kabupaten Malang
Ribuan warga di Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengikuti ritual Nyadran di Sumber Jenon, Selasa (6/8/2019).

MALANG – Ribuan warga di Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengikuti ritual Nyadran di Sumber Jenon, Selasa (6/8/2019).
Ritual yang dihadiri Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM ini diadakan sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki yang berikan oleh Tuhan yang Maha Esa. Ritual ini sekaligus juga sebagai bentuk keguyuban masyarakat. Hal itu terlihat ketika masyarakat antusias datang ke Sumber Jenon dengan membawa aneka makanan.
Makanan itu biasa disebut masyarakat dengan Encek-Encek. Yakni makanan yang diwadah dengan batang pisang. Ada juga, beberapa tumpeng yang juga dibuat oleh masyarakat. Setelah didoakan oleh pemuka adat, Encek-Encek tersebut dimakan bersama-sama oleh masyarakat.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunungronggo, Sadi SPd mengatakan, bukan tanpa alasan menggelar ritual Nyladran di Sumber Jenon.
"Ritual Nyladran rutin diadakan di Sumber Jenon. Karena Sumber Jenon ini bisa dibilang sumber keberkahan bagi masyarakat kami," ujar Sadi SPd kepada TIMES Indonesia.
Dia menjelaskan, air dari Sumber Jenon, sudah banyak digunakan oleh masyarakat. Karena itu, masyarakat menganggap air dari sumber Jenon merupakan sumber keberkahan dari Tuhan.
"Air dari Sumber Jenon digunakan masyarakat untuk mengaliri pertanian, mencuci, hingga minum. Sedangkan tempatnya digunakan untuk pariwisata," bebernya gamblang.
Menurutnya, debit air Sumber Jenon sangat melimpah. "Keberadaan mata air di sumber ini digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari," terangnya. Maka dari itu kata Sadi, masyarakat sudah seharusnya bersyukur kepada Tuhan yang diberikan melalui Sumber Jenon ini dengan mengadakan ritual Nyadran.
"Selain bentuk rasa syukur, harapannya melalui ritual Nyadran ini, masyarakat tetap mendapatkan keberkahan dan Sumber Jenon diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Malang," kata Sadi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

