Advertisement
Peristiwa Daerah

Dinas Pariwisata Lamongan Kukuhkan 30 Finalis Yak Yuk Lamongan

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan telah menetapkan 30 finalis Yak Yuk Lamongan 2019 yang lolos ke tahap selanjutnya. Ke 30 finalis tersebut berhasil menyingkirkan 110 peserta lain yang mengikuti seleksi tahap pertama pemilihan Yak Yuk L

TIMES Indonesia,
Dinas Pariwisata Lamongan Kukuhkan 30 Finalis Yak Yuk Lamongan
Kepala Disparbud Lamongan, Ismunawan secara simbolis memasangkan selempang kepada peserta Yak Yuk Lamongan, Rabu (14/8/2019). (FOTO: MFA Rohmatillah/TIMES Indonesia)
A-AA+

LAMONGAN Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan telah menetapkan 30 finalis Yak Yuk Lamongan 2019 yang lolos ke tahap selanjutnya. Ke 30 finalis tersebut berhasil menyingkirkan 110 peserta lain yang mengikuti seleksi tahap pertama pemilihan Yak Yuk Lamongan.

Salah satu peserta yang lolos dari seleksi tahap pertama pemilihan Yak Yuk Lamongan 2019 adalah Muhammad Nasrul Ummah.

Advertisement

Menurut Nasrul, untuk dapat lolos seleksi tahap pertama bukanlah perkara mudah. Ia mengaku telah melakukan berbagai persiapan sebelum mendaftar sebagai peserta.

DInas-Pariwisata-Lamongan-b.jpg

"Dari awal itu belajar mendalami tentang wisata-wisata yang ada di Lamongan, kuliner, pokoknya yang ada hubungannya dengan kebudayaan di Lamongan," kata Nasrul yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Surabaya ini.

Sementara Kepala Disparbud Lamongan, Ismunawan mangatakan, ada beberapa indikator penilaian untuk menentukan 30 peserta yang lolos dari tahap pertama, mulai dari postur tubuh dan sejauh mana pengetahuan peserta mengenai wisata dan budaya di Kabupaten Lamongan.

DInas-Pariwisata-Lamongan-c.jpg

"Penilaiannya ini melalui tes tulis, tes tulis ini isinya masalah kepariwisataan dan budaya, termasuk juga interview, presentasi dan juga ada tes kepribadian. Kalau fisik, tinggi badan laki-laki minimal 168, untuk perempuan 155," kata Ismunawan.

Ismunawan berharap Yak Yuk Lamongan mampu membantu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan dalan mempromosikan potensi-potensi wisata dan kebudayaan yang ada di Lamongan. "Harapan dari yak yuk ini untuk pemasaran pariwisata maupun budaya sebagai pendukung wisata ini semakin bagus, semakin mengundang wisatawan. Sasaran akhirnya tetap yang utama adalah pendapat masyarakat dari unsur-unsur pariwisata," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

MFA Rohmatillah
PenulisMFA Rohmatillah Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia