Peristiwa Daerah

Lingkar Sosial Indonesia Inisiasi Desa-Desa Inklusi di Kabupaten Malang

Kamis, 15 Agustus 2019 - 19:10 | 184.50k
Suasana Semiloka yang diadakan Linksos di Pakisaji. (Foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)
Suasana Semiloka yang diadakan Linksos di Pakisaji. (Foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Perhatian tinggi terhadap penyandang disabilitas ditunjukan Yayasan Lingkar Sosial Indonesia atau Linksos dengan menginisiasi dibentuknya desa-desa inklusi yang ada di Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Awal pembentukan atau inisiasi desa-desa inklusi dengan mengadakan Semiloka Pembangunan Inklusif Disabilitas atau Disabillity Inclusive Development (DID) di Desa/Kecamatan Pakisaji, Kamis (15/8/2019).

"Semiloka ini bertujuan untuk membukakesadaran semua pihak bahwa hakikat pembangunan tidak boleh meninggalkan siapapun dan harus melibatkan partisipasi semua orang termasuk penyandang disabilitas," ujar Ketua Yayasan Linksos Indonesia, Kertaningtyas, kepada TIMES Indonesia.

Tyas menjelaskan, bukan tanpa alasan diselenggarakan Semiloka pertama tersebut di Desa/Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

"Dipilihnya desa tersebut dalam rangka mengembangkan potensi desa yang telah ada," ungkapnya.

Tyas menyebutkan beberapa organisasi inklusi. Di antaranya organisasi inklusi dari Forum Malang Inklusi, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Pokja Wirausaha Difabel Lingkar Sosial, Komunitas Kartika Mutiara dan Paguyuban Ibu-ibu dari anak Istimewa.

"Salah satu komunitas inklusi yakni Komunitas Kartika Mutiara merupakan kerja kolaborasi masyarakat dengan Koramil setempat," ucapnya.

Menurutnya, selama ini kaum difabel, belum diberi perhatian secara maksimal dalam pembangunan. Sehingga, masih ada jarak atau kesenjangan bagi kaum difabel.

"Bisa dilihat bersama dalam proses Musrenbang Desa, terlibatnya kaum disabilitas masih minim atau bahkan tidak dilibatkan sama sekali," keluhnya .

Maka dari itu, pihaknya menginisiasi pembentukan Desa-Desa Inklusi yang ada di Kabupaten Malang. Mengingat sejumlah desa di wilayah ini, masih banyak penyandang disabilitas.

"Kami awali melalui Desa Pakisaji dengan mengadakan Semiloka ini. Tujuannya, supaya membuka mata semua pihak bahwa penyandang disabilitas harus diperhatikan," tegasnya.

Selanjutnya dia berharap melalui kegiatan ini, kedepannya akan semakin banyak terbentuk desa-desa Inklusi di Kabupaten Malang yang dinisiasi oleh Lingkar Sosial Indonesia.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES