Lagi, Debt Collector Nyaris Dihakimi Puluhan Warga di Kraksaan Probolingo
Warga Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak ramai akibat enam orang debt collector, yang diduga akan mengambil motor milik seorang yang menunggak angsuran ke pihak bank. Bahkan empat orang debt collector

PROBOLINGGO – Warga Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak ramai akibat enam orang debt collector, yang diduga akan mengambil motor milik seorang yang menunggak angsuran ke pihak bank. Bahkan empat orang debt collector nyaris dihakimi warga setempat.
Pantauan di lokasi kejadian Senin (30/9/2019), enam orang tukang jabel itu berusaha merampas sepeda motor honda Beat yang saat itu dikendarai oleh dua orang pemuda, yang identitasnya masih belum diketahui. Namun usaha para debt collector tersebut gagal setelah aksinya diketahui oleh puluhan warga yang saat itu berada ditempat kejadian.
Warga sekitar yang mengetahui aksi ke enam debt collector tersebut langsung mengusir para debt collector tersebut. Dari enam penjabel itu, dua orang lari dan empat orang tertahan di lokasi karena diinterogasi warga.
Taufik, salah satu warga setempat menceritakan ia hendak membeli es di salah satu penjual kaki lima disekitar TKP, namun kemudian ia melihat ada dua orang pemuda yang dikerumuni oleh enam orang debt collector, yang berusaha merampas motor milik dua orang pemuda tersebut.
“Karena saya tahu itu adalah debt collector, saya langsung menghampiri kawanan tukang jabel itu. Warga lainnya juga telah ramai menghampirinya. Saya bergegas bertanya, dan ternyata enam orang itu akan merampas motor,” ujar Taufik.
Melihat hal itu lanjut Taufik, ia langsung memanggil teman-teman kerjanya untuk membantu korban dengan niatan mengusir para debt collector tersebut, namun para debt collector enggan untuk meninggalkan korban.
“Karena penjabel motor itu tak kunjung pergi, saya dengan warga lainnya geram dan mengusir paksa para debt collector itu dengan menyeretnya untuk naik ke motor yang dikendarai oleh para debt collector. Mereka hampir saja dihakimi oleeh warga,” terangnya.
Warga terus berdatangan menghampiri sejumlah juru tagih itu. Karena kondisinya semakin memanas, akhirnya para debt collector pergi meninggalkan lokasi kejadian. Sementara kasus ini tidak ditanagani pihak kepolisian karena tidak ada laporan dari warga.
”Tidak ada laporan soal debt collector akan dihakimi warga, kami belum menerima itu,” kata Kapolsek Kraksaan, Kompol Joko Yowono.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


