Advertisement
Peristiwa Daerah

Gus Muwafiq Kali Pertama Ngaji Kebangsaan di Masjid UB

Puncak rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di Universitas Brawijaya, Malang, pada hari Selasa, 29 Oktober 2019 adalah Pengajian Umum untuk semua elemen mahasiswa, dosen, serta seluruh masyarakat.

TIMES Indonesia,
Gus Muwafiq Kali Pertama Ngaji Kebangsaan di Masjid UB
KH Ahmad Muwafiq. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Puncak rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di Universitas Brawijaya Malang, pada hari Selasa, 29 Oktober 2019 adalah Pengajian Umum untuk semua elemen mahasiswa, dosen, serta seluruh masyarakat.

Kegiatan yang bertajuk: Ngaji Kebangsaan, akan diisi ceramah agama oleh dai populer KH Ahmad Muwafiq dari Jogyakarta. Sehubungan dengan tema nasional Hari Santri yang mengusung perjuangan santri untuk Islam dunia, panitia di kampus UB menyajikan tema : Dialetika Islam dan Kebangsaan. Tafsir Kontekstual Resolusi Jihad Untuk Keilmuan dan Peradaban.

Advertisement

Meski kerap hadir memberi tausiyah di kota  Malang, kali ini untuk pertama kalinya, Gus Muwafiq berkesempatan hadir di Masjid Raden Patah, Universitas Brawijaya. Masjid yang berada dalam lingkungan akademis UB ini memang kerap mengundang dai, ulama,  pembicara populer tingkat nasional dan internasional.

Gus-Muwafik-Ke-UB.jpg

Pengajian Gus Muwafiq ini, seperti dijelaskan panitia, terbuka untuk siapa saja untuk hadir bersama-sama menyemarakkan Hari Santri.

Acara akan dimulai pukul   11.30 WIB, dengan shalat Dhuhur berjamaah. Kemudian dilanjutkan pengajian umum, mulai pukul 12.30 hingga 14.30, seperti tertera dalam jadwal.

Warga Malang Raya diharapkan hadir pada waktu yang telah tersampaikan. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia