Kecelakaan Maut di Jembatan Suramadu, Dua Orang Meninggal
Kecelakaan maut antara truk dan pikap terjadi di bentang tengah Jembatan Suramadu. Insiden tabrakan di KM 5600 arah Madura tersebut, mengakibatkan dua orang meninggal, yakni sopir dan kernet mobil pikap.

BANGKALAN – Kecelakaan maut antara truk dan pikap terjadi di bentang tengah Jembatan Suramadu. Insiden tabrakan di KM 5600 arah Madura tersebut, mengakibatkan dua orang meninggal, yakni sopir dan kernet mobil pikap.
"Kedua korban langsung meninggal dunia, karena menderita luka parah," ucap Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP M Ardi Wibowo, Senin (18/11/2019).
Kecelakaan maut ini, bermula dari pikap Mitsubishi L300 melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan bernomor polisi nomor polisi W 8588 NO tersebut, kehilangan kendali.

Mobil pikap yang dikemudikan Rosid (24) dan Amar (21) warga Desa/Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang itu juga menghantam bagian belakang truk yang dikemudikan Sa'i (49) warga Desa Kaliwates, Kecamatan Kembang Tahu, Kabupaten Lamongan.
"Truk yang ditabrak bernomor polisi B 9936 XL. Kendaraan roda enam ini, sedang melaju di depan mobil pikap," imbuhnya.

Berdasarkan hasil olah TKP, sambung Ardi, penyebab kecelakaan diduga karena sopir pikap mengantuk. Kerasnya benturan, membuat bagian depan mobil pikap hancur berantakan.
"Peristiwa kecelakaan di bentang tengah Jembatan Suramadu terjadi sekitar pukul 06.15 WIB," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

