Pembangunan Jembatan yang Rusak di Sempu Banyuwangi Belum Pasti
Pembangunan jembatan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sempu, Banyuwangi, masih belum diketahui secara pasti kapan pelaksanaannya.

BANYUWANGI – Pembangunan jembatan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sempu, Banyuwangi, masih belum diketahui secara pasti kapan pelaksanaannya.
Camat Sempu, Kholid Askandar tidak menyampaikan secara gamblang kapan pembangunan jembatan tersebut dilakukan.
"Tunggu aja," katanya singkat saat dikonfirmasi, Rabu (25/12/2019).
Meski tidak dijelaskan secara jelas, namun dia berjanji pembangunan tetap akan dilakukan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.
"Tadi pagi Forpimka bersama Tim Dinas PU melakukan cek lokasi," ujar Kholid.
Kholid mengatakan, akibat kejadian ambolnya tiang penyangga jembatan tersebut, untuk sementara jembatan ditutup total. Jalur dialihkan lewat Parastembok.
Diberitakan sebelumnya, tiang penyangga jembatan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sempu, Banyuwangi ambrol, Selasa (24/12/2019) sekitar pukul 17.15 WIB.
Akibatnya, aksesibilitas masyarakat yang berada di Desa Sempu, Jambewangi dan Desa Tegalarum, terancam putus.
Pantauan TIMESIndonesia di lokasi kejadian, bagian besi tiang penyangga lepas, sedangkan material bangunan ambrol. Posisi jembatan saat ini melengkung.
Guna menjaga keselamatan bersama, oleh warga setempat jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Sempu, Banyuwangi tersebut sementara ditutup. Sejumlah drum kosong dan bambu nampak ditaruh di sisi ujung jembatan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


