Peristiwa Daerah

BPBD Imbau Warga yang Tinggal di Bantaran Sungai Waspada Banjir

Selasa, 07 Januari 2020 - 15:28 | 18.65k
Salah satu bangunan di bantaran sungai (FOTO: Ilustrasi).
Salah satu bangunan di bantaran sungai (FOTO: Ilustrasi).
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi. Warga di Bondowoso yang tinggal di bantaran sungai, diminta mewaspadai terjadinya banjir dan longsor. Imbauan itu disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Kukuh Triyatmoko.

“Kalau di Bondowoso bantaran sungai Kaligijing, jarak bangunan tinggal satu meteran saja. Sehingga cukup membahayakan penghuni rumah. Kami mau relokasi terbentur oleh biaya dan lahannya," katanya.

Advertisement

Sementara untuk menghadapi bencana hidro meteorologi kata dia, BPBD Bondowoso sudah melakukan berbagai persiapan mulai dari personel sampai peralatan.

“Bahkan dalam rencana kontijensi, jika terjadi bencana alam di Bondowoso, BPBD segera memanfaatkan peralatan tersebut yang keberadaanya tersebar di beberapa instansi terkait,” terangnya, Selasa (7/1/2020).

Menurutnya, kerawanan bencana di Bondowoso merata dari berbagai lokasi. Maka peralatan-peralatan itu siapkan di kawasan kota. Ketika terjadi bencana, langsung dikirim.

“Banjir selama musim hujan bisa menimbulkan korban jiwa, trauma psikis, kerugian material, kerusakan bangunan, rumah terendam, manusia hanyut, penyebaran bibit penyakit, kerusakan sanitasi lingkungan dan mengganggu arus lalu lintas,” paparnya.

Kabupaten Bondowoso yang berada di dataran tinggi memiliki banyak aliran sungai besar salah satunya sungai Sampean Baru. Mengingat hujan mengguyur hampir setiap hari dengan intensitas tinggi, maka warga Bondowoso di bantaran sungai diminta waspada banjir(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Bondowoso

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES